Deretan Dokter Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional, Nomor 5 Merawat Bung Karno
Rabu, 09 November 2022 - 12:17 WIB
loading...
A
A
A
Cipto pernah bergabung dalam Budi Utomo, kemudian mengundurkan diri karena adanya perbedaan pemikiran. Setelah keluar dari Budi Utomo, Cipto menekuni profesinya sebagai dokter di Solo.
Namun, ia tetap berkecimpung di dunia politik dengan mendirikan Indische Partij. Cipto pernah dipenjara pada 1913 dan dibuang ke Belanda bersama Ki Hadjar Dewantara dan Ernest Douwes Dekker.
5. Soeharto
![Deretan Dokter Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional, Nomor 5 Merawat Bung Karno]()
dr HR Soeharto. Foto/Twitter PB IDI
Pada 7 November 2022, pemerintah menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada dr HR Soeharto. Dia adalah dokter pribadi Presiden Soekarno.
Bukan hanya merawat dan mendampingi Soekarno, Moh Hatta, serta para tokoh bangsa yang tergabung dalam BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia), HR Soeharto juga turut berjuang dengan turun ke masyarakat.
Dengan keahliannya sebagai dokter, ia mengobati para pejuang yang menderita sakit atau cacat akibat perang melawan penjajah Belanda dan Jepang.
Lahir di Tegalgondo, Wonosari, Klaten, Jawa Tengah pada 24 Desember 1908, HR Soeharto menimba ilmu kedokteran di Sekolah Tinggi Kedokteran Jakarta (STK) pada Fakultas Medica Bataviensis. Ia kuliah di fakultas tersebut hingga meraih gelar doktor pada 1937.
Baca juga: Profil dr Soeharto, Dokter Pribadi Bung Karno yang Dianugerahi Pahlawan Nasional
Dokter Soeharto juga ikut serta dalam pembangunan sejumlah infrastruktur di Tanah Air. Dia antara lain ikut pembangunan Department Store Sarinah, Monumen Nasional, Masjid Istiqlal, pembangunan Rumah Sakit Jakarta. Dia juga salah seorang pendiri Ikatan Dokter Indonesia (IDI).
Beberapa jabatan dalam pemerintahan pernah dia emban, di antaranya Menteri Koordinator Urusan Perencanaan Pembangunan Nasional (1963-1966), Menteri Urusan Penerbitan Bank dan Modal Swasta (1963-1964), dan Menteri Perdagangan (1962-1963). Dokter Soeharto wafat pada 30 November 2000 di Jakarta.
Namun, ia tetap berkecimpung di dunia politik dengan mendirikan Indische Partij. Cipto pernah dipenjara pada 1913 dan dibuang ke Belanda bersama Ki Hadjar Dewantara dan Ernest Douwes Dekker.
5. Soeharto

dr HR Soeharto. Foto/Twitter PB IDI
Pada 7 November 2022, pemerintah menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada dr HR Soeharto. Dia adalah dokter pribadi Presiden Soekarno.
Bukan hanya merawat dan mendampingi Soekarno, Moh Hatta, serta para tokoh bangsa yang tergabung dalam BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia), HR Soeharto juga turut berjuang dengan turun ke masyarakat.
Dengan keahliannya sebagai dokter, ia mengobati para pejuang yang menderita sakit atau cacat akibat perang melawan penjajah Belanda dan Jepang.
Lahir di Tegalgondo, Wonosari, Klaten, Jawa Tengah pada 24 Desember 1908, HR Soeharto menimba ilmu kedokteran di Sekolah Tinggi Kedokteran Jakarta (STK) pada Fakultas Medica Bataviensis. Ia kuliah di fakultas tersebut hingga meraih gelar doktor pada 1937.
Baca juga: Profil dr Soeharto, Dokter Pribadi Bung Karno yang Dianugerahi Pahlawan Nasional
Dokter Soeharto juga ikut serta dalam pembangunan sejumlah infrastruktur di Tanah Air. Dia antara lain ikut pembangunan Department Store Sarinah, Monumen Nasional, Masjid Istiqlal, pembangunan Rumah Sakit Jakarta. Dia juga salah seorang pendiri Ikatan Dokter Indonesia (IDI).
Beberapa jabatan dalam pemerintahan pernah dia emban, di antaranya Menteri Koordinator Urusan Perencanaan Pembangunan Nasional (1963-1966), Menteri Urusan Penerbitan Bank dan Modal Swasta (1963-1964), dan Menteri Perdagangan (1962-1963). Dokter Soeharto wafat pada 30 November 2000 di Jakarta.
(zik)
Lihat Juga :