AICIS dan Reaktualisasi Peradaban Kemanusiaan

Rabu, 02 November 2022 - 15:34 WIB
loading...
A A A
Karena itu, perhelatan AICIS menjadi relevan sebagai bagian dari konsolidasi akademis untuk terus menyuarakan pembaruan komitmen keagamaan yang relevan dengan persoalan kontemporer.

Perjalanan kehidupan keagamaan di republik ini memang harus terus dikawal secara bersama agar laju-geraknya tidak berhenti di persimpangan jalan. Stagnasi berpikir akan meruntuhkan bangunan peradaban yang selama ini tengah bergerak ke arah surplus kemanusiaan: memuliakan manusia.

Pelbagai kajian dari akademisi perguruan tinggi keagamaan yang dipresentasikan pada forum AICIS ke-21 ini menjadi sangat relevan sebagai tolok ukurnya. Lahirnya pencarian warna baru bagi pengembangan kehidupan keberagamaan dengan menggunakan pelbagai pendekatan keilmuan, dapat ditemukan pada hasil riset akademisi perguruan tinggi keagamaan.

Penelitian-penelitian yang tidak hanya berputar-putar pada persoalan teknis semata, namun memberikan ruang untuk bergeser dari tempurung akademik yang kaku menuju ijtihad yang fresh untuk menjawab persoalan pelik kemanusiaan.

Kajian akademis seperti ini harus ditransformasikan secara bertahap dan cepat. Mimbar akademik AICIS menjadi wahana yang tepat untuk membuka mata sekaligus keluar dari kungkungan eksklusivitas yang meminggirkan nalar dan logika.

Paradigma truth-claim (klaim kebenaran)perlahan digeser dan digantikan oleh paradigma berpikir yang toleran, inklusif, dan pluralistik di mana keragaman yang berbeda di muka bumi ini dianggap sebagai hukum alam yang tidak bisa dinafikan begitu saja.

Pada sisi yang lain, proses akulturasi dalam penerapan hukum Islam juga meniscayakan untuk mengakomodasi pemahaman konstekstual dengan memperhatikan aspek-aspek lokalitas yang mengitarinya.

Selamat berkonferensi. Semoga AICIS menjadi tangga awal menuju peradaban umat manusia yang unggul.
(bmm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Madam Halimah Yacob...
Madam Halimah Yacob Membuka Harmony in Diversity Award Perdana di Jakarta
Stafsus Menag: Kunjungan...
Stafsus Menag: Kunjungan Presiden Jerman ke Istiqlal Perkuat Diplomasi Agama RI-Jerman
Pesta Babi dan Politik...
'Pesta Babi' dan Politik Identitas
Stafsus Menag Dialog...
Stafsus Menag Dialog dengan Paroki Santo Fransiskus Asisi Aek Nabara, Jamin Hak Beribadah
Gibran Sebut 2026 Jadi...
Gibran Sebut 2026 Jadi Tahun Spesial Bagi Harmoni Indonesia: Keberagaman Jadi Kekuatan
Polisi Diminta Netral...
Polisi Diminta Netral Tangani Kasus Dugaan Penistaan Agama di Aceh
Penghargaan Regional...
Penghargaan Regional Dorong Penguatan Dialog, Kepercayaan, dan Kepemimpinan di Asia Tenggara
Rawat Toleransi, Rampeani...
Rawat Toleransi, Rampeani Rachman Perindo Realisasikan Aspirasi Jemaat Gereja di Mimika
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
Rekomendasi
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
PFII Ditargetkan Beroperasi...
PFII Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini, Purbaya Bocorkan Penentuan Lokasi
Berita Terkini
UU PFII Bukti Pemerintah...
UU PFII Bukti Pemerintah Serius Bangun Fondasi Ekonomi Jangka Panjang
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama...
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama Baru, Ada Mantan Kapuspenkum Kejagung
Dugaan Penyamaran Aset...
Dugaan Penyamaran Aset Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Disorot
Jadi Investor Fiktif,...
Jadi Investor Fiktif, 10 WNA Ditangkap Imigrasi
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved