Pj Gubernur Jakarta Harus Banyak Aksi Nyata
Rabu, 02 November 2022 - 16:23 WIB
loading...
Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono harus merangkul banyak pihak termasuk publik dalam menata dan menyelesaikan masalah Jakarta. (KORAN SINDO/Wawan Bastian)
A
A
A
DUA pekan sudah Heru Budi Hartono menduduki kursi tertinggi di Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Sebagai orang nomor wahid, apalagi di ibu kota negara, membuat Budi tak henti menjadi sorotan publik. Banyak yang memuji, namun tak sedikit yang mengkritisi.
Langkah Heru yang bersilaturahmi ke Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf di hari pertama bertugas dianggap sikap yang cerdas.
Baca berita menarik lainnya di e-paper koran-sindo.com
Dengan sowan langsung ke kantor PBNU di Jalan Kramat Raya Jakarta Pusat itu, Heru layaknya tradisi orang Jawa, tampak andhap asor (rendah hati) meski dia memiliki kekuasaan sangat besar. Heru tetap merasa sosok yang tidak mungkin bisa bekerja sendiri sehingga perlu meminta restu sekaligus dukungan.
Simpati publik itu kian menguat manakala Heru juga tak henti melanjutkan rangkaian silaturahminya. Seperti sowan ke Muhammadiyah, Kapolda Metro Jaya, Pangdam Jaya, PWNU DKI. Bahkan pekan lalu, aparatur sipil negara yang lahir di Medan ini juga bertemu dengan Badan Musyawarah Masyarakat (Bamus) Betawi.
Langkah Heru yang bersilaturahmi ke Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf di hari pertama bertugas dianggap sikap yang cerdas.
Baca berita menarik lainnya di e-paper koran-sindo.com
Dengan sowan langsung ke kantor PBNU di Jalan Kramat Raya Jakarta Pusat itu, Heru layaknya tradisi orang Jawa, tampak andhap asor (rendah hati) meski dia memiliki kekuasaan sangat besar. Heru tetap merasa sosok yang tidak mungkin bisa bekerja sendiri sehingga perlu meminta restu sekaligus dukungan.
Simpati publik itu kian menguat manakala Heru juga tak henti melanjutkan rangkaian silaturahminya. Seperti sowan ke Muhammadiyah, Kapolda Metro Jaya, Pangdam Jaya, PWNU DKI. Bahkan pekan lalu, aparatur sipil negara yang lahir di Medan ini juga bertemu dengan Badan Musyawarah Masyarakat (Bamus) Betawi.
Lihat Juga :