5 Pahlawan Kemerdekaan yang Berasal dari Papua, Salah Satunya Ada di Uang Rp10.000

Selasa, 06 September 2022 - 11:55 WIB
loading...
A A A
4. Marthen Indey

Putra Papua satu ini lahir pada 14 Maret 1912 di Doromena, Papua. Dia sebelumnya menjabat sebagai polisi Belanda, namun pada akhirnya dia mendukung Indonesia setelah tahanan politik di Dugul.

Pergerakannya dimulai dengan bergabung bersama Komite Indonesia Merdeka (KIM) yang kemudian dikenal dengan sebutan Partai Indonesia Merdeka (PIM). Dia dan beberapa kepala suku di Papua menyampaikan orasinya terkait Belanda yang berencana memisahkan Irian Barat dari Indonesia.

Karena itu Marthen sempat tertangkap dan masuk penjara di Dugul selama tiga tahun. Dalam masa perjuangannya dia sempat menjadi anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara tahun 1963 sampai 1968.

Marthen Indey pada akhirnya ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional oleh Pemerintah RI pada tanggal 14 September 1993.

5. Silas Papare

Lahir di Serui pada 18 Desember 1918, dia merupakan pejuang Papua yang sempat ditangkap dan dipenjarakan di Jayapura karena mempengaruhi Batalyon Papua untuk memberontak terhadap Belanda.

Silas Papare dalam sejarahnya pernah mendirikan Badan Perjuangan Irian di Yogyakarta untuk membantu pemerintah Republik Indonesia memasukkan Irian Barat ke dalam wilayah NKRI pada tahun 1949.

Presiden Soekarno juga sempat memintanya menjadi salah satu seorang delegasi Indonesia dalam New York Agreement yang ditandatangani pada 15 Agustus 1962, yang mengakhiri konfrontasi Indonesia dengan Belanda dalam sengketa Irian Barat. Setelah penyatuan Irian Barat.

Bersamaan dengan Marthen Indey dan Frans Kaisiepo dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional Republik Indonesia pada tanggal 14 September 1993.
(bim)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Terungkap! 3 Modus Propaganda...
Terungkap! 3 Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
Tim Kolaborasi Film...
Tim Kolaborasi Film Pesta Babi Buka Suara setelah Mama Sinta Lapor Polisi
Yorrys Raweyai Soroti...
Yorrys Raweyai Soroti Eksploitasi Hutan di Tanah Papua dan Dorong Pembentukan Pansus
Kritik dalam Film Pesta...
Kritik dalam Film Pesta Babi Jadi Bahan Evaluasi Pembangunan di Papua
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Investasi Jangka Panjang:...
Investasi Jangka Panjang: Kolaborasi Pendidikan demi Masa Depan Berkelanjutan di Papua
Rekomendasi
Mengapa Kakbah Menjadi...
Mengapa Kakbah Menjadi Kiblat Umat Islam? Ini Makna Filosofisnya
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Carlos Ghosn Klaim Cuma...
Carlos Ghosn Klaim Cuma Dirinya yang Bisa Memperbaiki Nissan
Berita Terkini
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Infografis
8 Negara yang Warganya...
8 Negara yang Warganya Paling Kurus di Dunia, Salah Satunya Jepang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved