Suharso Dicopot, Majelis Syariah PPP: Kami Tidak Bisa Menahan Gejolak Protes
Senin, 05 September 2022 - 10:14 WIB
loading...
Ketua Majelis Syariah PPP, KH Mustofa Aqil Siradj menyebut keputusan pemberhentian Suharso Monoarfa dari Ketua Umum PPP diambil atas usulan berbagai pihak. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Ketua Majelis Syariah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) , KH Mustofa Aqil Siradj menyebut keputusan pemberhentian Suharso Monoarfa dari Ketua Umum PPP diambil atas usulan berbagai pihak. Dia pun berharap keputusannya bisa bermanfaat dan lebih baik untuk partai.
“Kami tidak bisa menahan gejolak protes, suara, dan usulan dari berbagai pihak. Tidak kurang dari 10 kali pertemuan kami adakan untuk menanggapi gejolak ini. Keputusan ini semata-mata merespons kiai dan berbagai pihak,” ujarnya usai Rakernas di Ballroom Swiss-Belinn, Serang, Banten, Senin (5/9/2022). Baca juga: Copot Suharso Monoarfa, Arwani Thomafi Tetap Dipertahankan Jadi Sekjen PPP
Di tempat yang sama, Ketua Majelis Kehormatan PPP KH Zarkasih Nur mengaku tidak ada kebencian terhadap pemimpin yang lalu (Suharso). Ke depannya, dia menyebut kepemimpinan partai akan dilakukan dengan penuh kebersamaan, persatuan, dan kasih sayang. Sehingga, bangsa Indonesia bisa lebih makmur, sejahtera, dan menjadi umat yang Rahmatan Lil Alamin.
“Kami tetap berhubungan baik, tidak ada yang menaruh kebencian ataupun kemarahan. Tetapi dalam menghadapi masalah sekarang ini kami mengharapkan Suharso melepas tugasnya sebagai Ketua Umum PPP,” tutupnya.
Sementara itu, Plt Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono mengatakan menerima amanah yang diputuskan dalam rapat pengurus harian untuk mengisi jabatan Plt Ketua Umum PPP. Dia pun berjanji akan bekerja keras di Pemilu 2024 mendatang.
“Kami tidak bisa menahan gejolak protes, suara, dan usulan dari berbagai pihak. Tidak kurang dari 10 kali pertemuan kami adakan untuk menanggapi gejolak ini. Keputusan ini semata-mata merespons kiai dan berbagai pihak,” ujarnya usai Rakernas di Ballroom Swiss-Belinn, Serang, Banten, Senin (5/9/2022). Baca juga: Copot Suharso Monoarfa, Arwani Thomafi Tetap Dipertahankan Jadi Sekjen PPP
Di tempat yang sama, Ketua Majelis Kehormatan PPP KH Zarkasih Nur mengaku tidak ada kebencian terhadap pemimpin yang lalu (Suharso). Ke depannya, dia menyebut kepemimpinan partai akan dilakukan dengan penuh kebersamaan, persatuan, dan kasih sayang. Sehingga, bangsa Indonesia bisa lebih makmur, sejahtera, dan menjadi umat yang Rahmatan Lil Alamin.
“Kami tetap berhubungan baik, tidak ada yang menaruh kebencian ataupun kemarahan. Tetapi dalam menghadapi masalah sekarang ini kami mengharapkan Suharso melepas tugasnya sebagai Ketua Umum PPP,” tutupnya.
Sementara itu, Plt Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono mengatakan menerima amanah yang diputuskan dalam rapat pengurus harian untuk mengisi jabatan Plt Ketua Umum PPP. Dia pun berjanji akan bekerja keras di Pemilu 2024 mendatang.
Lihat Juga :