Malu, Putri Candrawathi Lebih Pilih Mati Ketimbang Laporkan Kasus Pelecehan
Jum'at, 02 September 2022 - 00:08 WIB
loading...
Ketua Komnas Perempuan, Andy Yentriyan mengatakan bahwa Putri Candrawathi sempat enggan melaporkan dugaan pelecehan seksual yang dialami karena malu. Foto/ANTARA
A
A
A
JAKARTA - Ketua Komnas Perempuan , Andy Yentriyan mengatakan bahwa Putri Candrawathi sempat enggan melaporkan dugaan pelecehan seksual yang dialami karena malu. Istri mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo itu juga takut pada ancaman pelaku dan dampak jika kasus kekerasan itu dilaporkan.
Bahkan, Andy menyebut bahwa Putri Candrawathi menyampaikan lebih baik mati. Baca juga: Komnas Perempuan Akui Dugaan Pelecehan Seksual Hanya Didasarkan Pengakuan Putri Candrawathi
"Kami perlu menegaskan bahwa keengganan pelapor untuk melaporkan kasusnya sedari awal itu karena memang merasa malu, dalam pernyataannya ya, merasa malu, menyalahkan diri sendiri, takut pada ancaman pelaku dan dampak yang mungkin mempengaruhi seluruh kehidupannya," ujar Andy dalam konferensi pers di Kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (1/9/2022).
"Dalam kasus ini, posisi sebagai istri dari seorang petinggi kepolisian pada usia yang jelang 50 tahun, memiliki anak perempuan, maupun rasa takut, dan menyalahkan diri sendiri sehingga merasa lebih baik mati. Ini disampaikan berkali-kali," sambungnya.
Bahkan, Andy menyebut bahwa Putri Candrawathi menyampaikan lebih baik mati. Baca juga: Komnas Perempuan Akui Dugaan Pelecehan Seksual Hanya Didasarkan Pengakuan Putri Candrawathi
"Kami perlu menegaskan bahwa keengganan pelapor untuk melaporkan kasusnya sedari awal itu karena memang merasa malu, dalam pernyataannya ya, merasa malu, menyalahkan diri sendiri, takut pada ancaman pelaku dan dampak yang mungkin mempengaruhi seluruh kehidupannya," ujar Andy dalam konferensi pers di Kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (1/9/2022).
"Dalam kasus ini, posisi sebagai istri dari seorang petinggi kepolisian pada usia yang jelang 50 tahun, memiliki anak perempuan, maupun rasa takut, dan menyalahkan diri sendiri sehingga merasa lebih baik mati. Ini disampaikan berkali-kali," sambungnya.
Lihat Juga :