Yuri: Kapasitas di Rumah Sakit Rawatan Covid-19 Masih 60%
Rabu, 01 Juli 2020 - 00:35 WIB
loading...
Juru Bicara Pemerintah Penanganan Virus Corona (Covid-19) Achmad Yurianto melaporkan penambahan kasus Covid-19 pada 30 Juni 2020 sebanyak 1.293 orang sehingga akumulasi kasus di Tanah Air mencapai 56.385 orang. Foto: Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah Penanganan Virus Corona ( Covid-19 ) Achmad Yurianto melaporkan penambahan kasus Covid-19 pada 30 Juni 2020 sebanyak 1.293 orang sehingga akumulasi kasus Covid-19 di Tanah Air mencapai 56.385 orang.
Yuri mengatakan, penambahan kasus ini adalah hasil dari tracing kontak melalui pemeriksaan Real Time Polymerase Chain Reaction (PCR) maupun Tes Cepat Molekuler (TCM).
“Bahwa penambahan kasus yang kita identifikasi setiap hari dari hasil pemeriksaan PCR Real Time atau menggunakan TCM ini adalah gambaran dari upaya kita untuk melakukan pemeriksaan dari screening, dari tracing yang dilaksanakan secara agresif,” ungkap Yuri di Media Center Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19 Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Selasa (30/6/2020). (Baca juga: DPR Minta BPK Awasi Pengelolaan Dana COVID-19)
Meskipun kasus Covid-19 terus meningkat, namun kapasitas jumlah tempat tidur untuk rawatan di Rumah Sakit Covid-19 masih berada pada kisaran 60%. “Dan kemudian penambahan kasus ini tidak dimaknai dengan penambahan penempatan tempat tidur di rumah sakit. Tingkat hunian rumah sakit kita masih berada di kisaran 60%,” katanya.
“Artinya kasus-kasus positif yang kita temukan adalah kasus positif tanpa ada indikasi perawatan di rumah sakit. Artinya kasus ringan atau kasus tanpa gejala yang mengharuskan dilakukan isolasi secara mandiri,” tambahnya.
Yuri mengatakan, penambahan kasus ini adalah hasil dari tracing kontak melalui pemeriksaan Real Time Polymerase Chain Reaction (PCR) maupun Tes Cepat Molekuler (TCM).
“Bahwa penambahan kasus yang kita identifikasi setiap hari dari hasil pemeriksaan PCR Real Time atau menggunakan TCM ini adalah gambaran dari upaya kita untuk melakukan pemeriksaan dari screening, dari tracing yang dilaksanakan secara agresif,” ungkap Yuri di Media Center Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19 Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Selasa (30/6/2020). (Baca juga: DPR Minta BPK Awasi Pengelolaan Dana COVID-19)
Meskipun kasus Covid-19 terus meningkat, namun kapasitas jumlah tempat tidur untuk rawatan di Rumah Sakit Covid-19 masih berada pada kisaran 60%. “Dan kemudian penambahan kasus ini tidak dimaknai dengan penambahan penempatan tempat tidur di rumah sakit. Tingkat hunian rumah sakit kita masih berada di kisaran 60%,” katanya.
“Artinya kasus-kasus positif yang kita temukan adalah kasus positif tanpa ada indikasi perawatan di rumah sakit. Artinya kasus ringan atau kasus tanpa gejala yang mengharuskan dilakukan isolasi secara mandiri,” tambahnya.
Lihat Juga :