Perlu Ketegasan Berantas Politik Identitas saat Pemilu 2024

Minggu, 21 Agustus 2022 - 01:08 WIB
loading...
Perlu Ketegasan Berantas Politik Identitas saat Pemilu 2024
Wakil Ketua Umum Partai Garuda Teddy Gusnaidi menilai perlu ketegasan untuk memberantas praktik politik identitas saat Pemilu 2024. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Garuda Teddy Gusnaidi menilai perlu ketegasan untuk memberantas praktik politik identitas saat Pemilu 2024 . Dia mendukung pernyataan Wakil Presiden Ma’ruf Amin yang mengingatkan agar jangan sampai kampanye Pemilu 2024 menggunakan politik identitas.

“Pernyataan tersebut tentu wajib dilaksanakan. Kenapa? Kalau bicara di dalam area pemilu, dalam UU Pemilu larangan itu sudah ada, tinggal penerapan yang tegas dari aturan tersebut,” kata Teddy dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (20/8/2022).

Menurutnya, yang wajib dicegah dari awal adalah sebelum masa pemilu. Dia mengungkapkan ada pihak-pihak yang terus memainkan politik identitas yang dipersiapkan untuk ditawarkan kepada para oknum di pemilu maupun pilkada dalam menjaring suara. “Jadi hal ini yang harus dieksekusi terlebih dahulu. Apakah sulit? Tidak,” tuturnya yang juga sebagai juru bicara Partai Garuda ini.

Baca juga: Semua Tokoh Politik Harus Haramkan Politik Identitas



Karena, kata dia, aturan melarang setiap orang memainkan politik identitas pun sudah ada, sehingga tinggal penerapannya. “Yang menjadi masalah saat ini adalah ketika aturan tersebut mau diterapkan, para pedagang politik membenturkan dengan masyarakat,” imbuhnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, pemerintah sudah harus tegas. Dia meminta pemerintah jangan kalah dengan para pedagang politik yang berlindung di balik masyarakat.

“Karena tanpa ada ketegasan terhadap mereka, kita jangan pernah bermimpi akan berpemilu dan berpilkada secara sehat dan demokratis. Kuncinya saat ini adalah ketegasan bukan lagi imbauan. Keluwesan pemerintah selama ini, malah dimanfaatkan oleh para pedagang politik untuk merusak bangsa ini,” pungkasnya.
(rca)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2663 seconds (11.97#12.26)