Sosok Sunario Sastrowardoyo, Kakek Dian Sastro yang Menjadi Pahlawan Pejuang Kemerdekaan
Selasa, 16 Agustus 2022 - 16:21 WIB
loading...
A
A
A
Saat berada di Belanda, Sunario menjadi anggota Perhimpunan Indonesia. Dia menjadi salah satu tokoh yang berperan aktif dalam beberapa peristiwa besar nasional seperti Manifesto 1925 dan Kongres Pemuda II.
Dikutip dari laman Lipi, setelah mendapatkan gelarnya, Sunario pulang ke Indonesia dan berprofesi sebagai pengacara untuk membantu aktivis pergerakan yang berurusan dengan polisi Hindia Belanda.
Pada Kongres Pemuda II 1928 yang melahirkan Sumpah Pemuda, Sunario Sastrowardoyo menjadi penasihat panitia. Selain itu, dia juga menjadi pembicara dengan makalah bertajuk Pergerakan Pemuda dan Persatuan Indonesia.
Baca juga : Profil Ibnu Sutowo: Jenderal TNI, Tokoh Pertamina, Kakek Mertua Dian Sastro
Setelah kemerdekaan Indonesia, Sunario menjadi anggota Badan Pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP). Kemudian, pada masa kabinet Ali Sastroamidjojo, dia menjabat sebagai Menteri Luar Negeri.
Salah satu pencapaiannya semasa menjadi Menlu adalah ketika berhasil menyelenggarakan Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung tahun 1955.
Dikutip dari laman Lipi, setelah mendapatkan gelarnya, Sunario pulang ke Indonesia dan berprofesi sebagai pengacara untuk membantu aktivis pergerakan yang berurusan dengan polisi Hindia Belanda.
Pada Kongres Pemuda II 1928 yang melahirkan Sumpah Pemuda, Sunario Sastrowardoyo menjadi penasihat panitia. Selain itu, dia juga menjadi pembicara dengan makalah bertajuk Pergerakan Pemuda dan Persatuan Indonesia.
Baca juga : Profil Ibnu Sutowo: Jenderal TNI, Tokoh Pertamina, Kakek Mertua Dian Sastro
Setelah kemerdekaan Indonesia, Sunario menjadi anggota Badan Pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP). Kemudian, pada masa kabinet Ali Sastroamidjojo, dia menjabat sebagai Menteri Luar Negeri.
Salah satu pencapaiannya semasa menjadi Menlu adalah ketika berhasil menyelenggarakan Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung tahun 1955.
Lihat Juga :