Ferdy Sambo Mengaku Sudah 4 Kali Diperiksa Penyidik, Ini Respons Komnas HAM

Kamis, 04 Agustus 2022 - 17:10 WIB
loading...
Ferdy Sambo Mengaku Sudah 4 Kali Diperiksa Penyidik, Ini Respons Komnas HAM
Kadiv Propam nonaktif Irjen Pol Ferdy Sambo mengaku telah diperiksa penyidik sebanyak empat kali. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kadiv Propam nonaktif Irjen Pol Ferdy Sambo mengaku telah diperiksa penyidik sebanyak empat kali. Hal tersebut disampaikan Ferdy Sambo saat memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Mabes Polri, Kamis (4/8/2022).

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komnas HAM Ahmat Taufan Damanik mengatakan pemeriksaan Ferdy Sambo masih menunggu hasil pemeriksaan lainnya.

"Belum, kami kan tadi sudah bilang belum memeriksa Ferdy Sambo tapi jangan dikonfrontir, penyidik kan punya cara sendiri, kami punya cara sendiri dengan ranahnya yang berbeda," katanya.

Baca juga: LPSK Ungkap Bharada E Tidak Mahir Menembak

Taufan mengatakan tidak ingin terburu-buru dalam memanggil Ferdy Sambo. Hal itu untuk memastikan apakah ada dugaan penyiksaan atau pelanggaran HAM dalam kasus tersebut.

Baca juga: Ferdy Sambo dan Istri Rayakan Ulang Tahun Pernikahan Sebelum Penembakan Brigadir J

"Tapi apakah ini bersaing ya nggak kan buktinya mereka datang kemari kan Pak Wakapolri, Pak Irwasum sebagai Ketua Timsus, Pak Andi Rian, Kak Aditya berkali-kali kemari," jelasnya.

Taufan menegaskan segera mungkin memanggil dan memintai keterangan Ferdy Sambo. "Pasti kami akan memanggil kemari, caranya seperti apa, ya nanti kita lihat perkembangan terakhir. Kayak tadi Bharada E kan tentu bila kami ingin mendengar keterangan dia kan kami harus ke sana, masa tahanan mau dibawa-bawa kemari," ujar Taufan.

Diketahui, Irjen Pol Ferdy Sambo datang memenuhi panggilan pemeriksaan di Bareskrim Polri. Ferdy Sambo diperiksa terkait kasus penembakan yang menewaskan Brigadir J oleh Bharada E J di rumah dinasnya.

"Hari ini saya hadir memenuhi panggilan penyidik Polri. Pemeriksaan hari ini adalah pemeriksaan yang keempat," kata Sambo saat tiba di Bareskrim.

(cip)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1709 seconds (11.97#12.26)