Sejumlah Upaya Pemerintah Mewaspadai Penularan Cacar Monyet

Kamis, 28 Juli 2022 - 13:48 WIB
loading...
Sejumlah Upaya Pemerintah...
Cacar monyet adalah infeksi zoonosis disebabkan oleh infeksi virus cacar monyet dari genus orthopoxviridae. Foto/Getty Images
A A A
JAKARTA - Pemerintah melakukan upaya mewaspadai penularan penyakit cacar monyet . Kewaspadaan untuk mengantisipasi penularan penyakit itu pun ditingkatkan oleh pemerintah.

Selain mengeluarkan surat edaran, Kementerian Kesehatan ( Kemenkes ) juga telah menetapkan dua laboratorium untuk terus memantau perkembangan kasus tersebut. Diketahui, cacar monyet adalah infeksi zoonosis disebabkan oleh infeksi virus cacar monyet dari genus orthopoxviridae.

Pertama kali, kasus cacar monyet ditemukan di Inggris pada 6 Mei lalu. WHO atau Organisasi Kesehatan Dunia mengumumkan cacar monyet sudah ada di 75 negara dengan lebih dari 17 ribu kasus.

Baca juga: 2 Laboratorium Ini Ditunjuk Pemerintah untuk Deteksi Cacar Monyet



WHO menetapkan kasus cacar monyet sebagai Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Yang Meresahkan Dunia pada 23 Juli lalu. Juru Bicara Kemenkes dr. Mohammad Syahril menjelaskan, status itu mengharuskan negara merespons dengan cepat untuk pencegahan, pengendalian, dan pengobatan cacar monyet.

"Sejak awal kami sudah mengumpulkan informasi, mengikuti perkembangan dunia, meningkatkan kewaspadaan publik melalui surat edaran, webinar dan beberapa pertemuan dengan tenaga kesehatan, serta dinas kesehatan," ujar Syahril dikutip dari YouTube Kementerian Kesehatan, Kamis (28/7/2022).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
PDIP Bentuk Tim Evaluasi...
PDIP Bentuk Tim Evaluasi RUU Pemilu, Andreas: Saya Dengar Inisiatifnya Diambil Alih Pemerintah
GKSR Bakal Buka Komunikasi...
GKSR Bakal Buka Komunikasi ke Pimpinan DPR dan Pemerintah soal RUU Pemilu
Pemerintah Perlu Menetralisir...
Pemerintah Perlu Menetralisir Narasi Negatif di Media Sosial
Pemerintah Kawal Penanganan...
Pemerintah Kawal Penanganan Insiden Kapal yang Libatkan WNI di Perairan Perak Malaysia
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
Poltekkes Kemenkes Jakarta...
Poltekkes Kemenkes Jakarta II Gandeng Daegu Health College, Resmikan Dental Work Station Modern
Rekomendasi
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Liburan Mewah Tanpa...
Liburan Mewah Tanpa Menguras Anggaran: Hotel Bintang 4 dan 5 Mulai Rp300.000
Berita Terkini
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Isu Dana Dapur MBG Belum...
Isu Dana Dapur MBG Belum Cair, Nanik S Deyang Sebut Hoaks
Penampakan 2 Tersangka...
Penampakan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji Kenakan Rompi Oranye KPK
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Edukasi Holistik Nikotin...
Edukasi Holistik Nikotin Ungkap Fakta Ini
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved