Refleksi Komunikasi 1 Dekade Jokowi: Bentuk Hubungan Kuat Pemerintah dan Masyarakat
Minggu, 20 Oktober 2024 - 16:51 WIB
loading...
Presiden ke-7 RI Jokowi berhasil membentuk hubungan kuat antara pemerintah dan masyarakat sambil memanfaatkan pendekatan yang lebih inklusif dan berbasis teknologi. Foto: Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Govcom Insights melaporkan perjalanan komunikasi Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) selama satu dekade terakhir. Jokowi telah melepaskan jabatannya dan beralih ke Prabowo Subianto.
Laporan ini menggambarkan bagaimana strategi komunikasi serta visi aksi Jokowi yang berhasil membentuk hubungan kuat antara pemerintah dan masyarakat sambil memanfaatkan pendekatan yang lebih inklusif dan berbasis teknologi.
Selama satu dekade terakhir, komunikasi Jokowi tidak hanya berfokus pada penyampaian kebijakan, tetapi juga membangun kedekatan dengan rakyat melalui media sosial.
Baca juga: Prabowo Sambut Jokowi di Gedung Nusantara Jelang Pelantikan Presiden-Wakil Presiden
"Jokowi telah menciptakan banyak praktik komunikasi yang efektif, terutama dalam memanfaatkan media sosial," ujar Pendiri Govcom Ani Natalia, Minggu (20/10/2024).
Menurut dia, keterlibatan rakyat semakin kuat, tetapi masih banyak tantangan yang harus diatasi.
Co-Founder Govcom dan mantan Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Public Relations Indonesia (APPRI) Jojo S Nugroho menuturkan saat ini banyak yang ingin berterima kasih kepada Jokowi. “Tapi, takut dibilang buzzer. Ini menjadi dilema, padahal ada banyak prestasi Jokowi yang layak diapresiasi,” katanya.
Laporan ini menggambarkan bagaimana strategi komunikasi serta visi aksi Jokowi yang berhasil membentuk hubungan kuat antara pemerintah dan masyarakat sambil memanfaatkan pendekatan yang lebih inklusif dan berbasis teknologi.
Selama satu dekade terakhir, komunikasi Jokowi tidak hanya berfokus pada penyampaian kebijakan, tetapi juga membangun kedekatan dengan rakyat melalui media sosial.
Baca juga: Prabowo Sambut Jokowi di Gedung Nusantara Jelang Pelantikan Presiden-Wakil Presiden
"Jokowi telah menciptakan banyak praktik komunikasi yang efektif, terutama dalam memanfaatkan media sosial," ujar Pendiri Govcom Ani Natalia, Minggu (20/10/2024).
Menurut dia, keterlibatan rakyat semakin kuat, tetapi masih banyak tantangan yang harus diatasi.
Co-Founder Govcom dan mantan Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Public Relations Indonesia (APPRI) Jojo S Nugroho menuturkan saat ini banyak yang ingin berterima kasih kepada Jokowi. “Tapi, takut dibilang buzzer. Ini menjadi dilema, padahal ada banyak prestasi Jokowi yang layak diapresiasi,” katanya.
Lihat Juga :