BP2MI Perkirakan 50.114 Pekerja Migran Akan Kembali ke Tanah Air
Minggu, 28 Juni 2020 - 11:18 WIB
loading...
Tenaga kerja Indonesia yang baru pulang dari Malaysia di Kalimantan Barat, pada bulan Mei lalu. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani mengungkapkan diperkirakan sebanyak 50.114 Pekerja Migran Indonesia (PMI) akan kembali ke Tanah Air. Ia mengatakan kepulangan PMI ini berdasarkan kontrak kerja yang habis pada pada bulan Juli-Agustus 2020.
“Dinamika dan perkembangan kepulangan ini akan kita hadapi angkanya cukup tinggi kurang lebih 50.114 PMI yang diperkirakan akan kembali karena berakhir masa kontraknya bulan Juli dan Agustus,” ungkap Benny di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Graha BNPB Jakarta, Minggu (28/6/2020).
Sebanyak 50.114 PMI tersebut berdasarkan sebaran penempatan akan kembali dari beberapa negara diantaranya dari Malaysia 16.597 orang, Hongkong 13.957 orang, Taiwan 12.059 orang, Singapura 3.113 orang, Korea Selatan 1.105 orang, Brunei Darussalam 936 orang, Arab Saudi 817 orang, Italia 278 orang, Oman 229 orang, Kuwait 220 orang.
(Baca: KSP dan Muhammadiyah Dukung BP2MI Berantas Sindikasi Pengiriman PMI Ilegal)
Tapi, Benny mengatakan tidak semua 50.114 PMI tersebut berakhir masa kontrak kerja akan langsung kembali ke Tanah Air. “Jika ditanya apakah 50.114 itu sekalipun mereka berakhir kontrak ya kontrak kerja bulan Juli-Agustus akan kembali (ke Tanah Air)? Juga tentu tidak,” jelasnya.
“Dinamika dan perkembangan kepulangan ini akan kita hadapi angkanya cukup tinggi kurang lebih 50.114 PMI yang diperkirakan akan kembali karena berakhir masa kontraknya bulan Juli dan Agustus,” ungkap Benny di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Graha BNPB Jakarta, Minggu (28/6/2020).
Sebanyak 50.114 PMI tersebut berdasarkan sebaran penempatan akan kembali dari beberapa negara diantaranya dari Malaysia 16.597 orang, Hongkong 13.957 orang, Taiwan 12.059 orang, Singapura 3.113 orang, Korea Selatan 1.105 orang, Brunei Darussalam 936 orang, Arab Saudi 817 orang, Italia 278 orang, Oman 229 orang, Kuwait 220 orang.
(Baca: KSP dan Muhammadiyah Dukung BP2MI Berantas Sindikasi Pengiriman PMI Ilegal)
Tapi, Benny mengatakan tidak semua 50.114 PMI tersebut berakhir masa kontrak kerja akan langsung kembali ke Tanah Air. “Jika ditanya apakah 50.114 itu sekalipun mereka berakhir kontrak ya kontrak kerja bulan Juli-Agustus akan kembali (ke Tanah Air)? Juga tentu tidak,” jelasnya.
Lihat Juga :