Hari Migran Internasional, Kementerian P2MI Bentuk Tim Reaksi Cepat Lindungi Pekerja
Rabu, 18 Desember 2024 - 22:53 WIB
loading...
Menteri P2MI Abdul Kadir Karding mengatakan, Hari Migran Internasional merupakan momentum untuk meningkatkan perlindungan kepada Pekerja Migran Indonesia. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) membentuk Tim Reaksi Cepat untuk melindungi para pekerja migran. Tim ini bertugas untuk memberantas praktik ilegal pengiriman tenaga kerja ke luar negeri.
Hal itu terungkap saat puncak peringatan Hari Pekerja Migran Internasional (Migrants Day) yang digelar di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan. Peringatan yang jatuh setiap 18 Desember ini menjadi ajang refleksi bagi kementerian yang baru berusia dua bulan untuk memperkuat perlindungan dan pelayanan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI).
"Kami ingin menjadikan Migrants Day ini sebagai momentum refleksi mendalam untuk mencari terobosan baru, semangat baru, dan solidaritas bersama demi menjaga dan melayani pekerja migran kita," ujar Menteri P2MI Abdul Kadir Karding, Rabu (18/12/2024).
Baca juga: Tekan PMI Ilegal, Menteri P2MI Terapkan Sistem Satu Pintu
Karding menekankan Migrants Day tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga momen penting untuk memperbaiki ekosistem perlindungan PMI. Salah satu langkah konkret adalah penandatanganan pakta integritas antara P2MI dan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI). Pakta ini diharapkan mampu memperbaiki sistem penempatan PMI agar lebih terstruktur.
"Jika ekosistem penempatan pekerja migran baik, maka pelindungan PMI, terutama di luar negeri, juga akan semakin kuat," jelas Karding.
Baca juga: Kementerian PPMI Bersama Imigrasi Pemasyarakatan Perkuat Perlindungan PMI dari TPPO
Hal itu terungkap saat puncak peringatan Hari Pekerja Migran Internasional (Migrants Day) yang digelar di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan. Peringatan yang jatuh setiap 18 Desember ini menjadi ajang refleksi bagi kementerian yang baru berusia dua bulan untuk memperkuat perlindungan dan pelayanan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI).
"Kami ingin menjadikan Migrants Day ini sebagai momentum refleksi mendalam untuk mencari terobosan baru, semangat baru, dan solidaritas bersama demi menjaga dan melayani pekerja migran kita," ujar Menteri P2MI Abdul Kadir Karding, Rabu (18/12/2024).
Baca juga: Tekan PMI Ilegal, Menteri P2MI Terapkan Sistem Satu Pintu
Karding menekankan Migrants Day tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga momen penting untuk memperbaiki ekosistem perlindungan PMI. Salah satu langkah konkret adalah penandatanganan pakta integritas antara P2MI dan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI). Pakta ini diharapkan mampu memperbaiki sistem penempatan PMI agar lebih terstruktur.
"Jika ekosistem penempatan pekerja migran baik, maka pelindungan PMI, terutama di luar negeri, juga akan semakin kuat," jelas Karding.
Baca juga: Kementerian PPMI Bersama Imigrasi Pemasyarakatan Perkuat Perlindungan PMI dari TPPO
Lihat Juga :