MK dan KPU Bahas Potensi Sengketa Hasil Pemilu 2024

Rabu, 27 Juli 2022 - 04:47 WIB
loading...
MK dan KPU Bahas Potensi...
Ketua KPU Hasyim Asyari mengatakan audensi dengan MK perlu dilakukan sejak awal untuk penyelenggaraan Pemilu 2024. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) melakukan audiensi dengan Mahkamah Konstitusi (MK), Selasa (26/7/2022). Audiensi membahas potensi sengketa hasil pemilihan umum (Pemilu) 2024.

Ketua KPU Hasyim Asy'ari menyampaikan pentingnya audensi dilakukan sejak awal. Sebab akhir penyelenggaraan pemilu atau pilkada adalah keputusan KPU tentang penetapan hasil perolehan suara. Keputusan KPU tersebut berpotensi menjadi objek sengketa pemilu di MK.

Baca juga: Tekan Anggaran Pemilu 2024, KPU Minta Mendagri Bantu Pengadaan Kantor dan Gudang KPU

"Berkaitan dengan putusan KPU yang dapat dijadikan sebagai objek sengketa hasil pemilu, yakni soal bagaimana alat bukti, jadwal pemilu, jadwal persidangan, dan teknis administratif, KPU selaku pihak tergugat ingin segala sesuatu di persidangan MK menjadi mudah dan lancar,” kata Hasyim seusai audiensi.

Hasyim mengingatkan Pemilu 2024 mendatang sebagaimana pengalaman Pemilu 2019 akan diselenggarakan untuk lima jenis pemilu dan ditambah lagi pada tahun yang sama ada pagelaran Pilkada 2024.



Dengan demikian, kata dia, tanggung jawab dan kerja-kerja KPU untuk menyelenggarakan pemilu akan bertambah. Demikian juga konsekuensinya terhadap potensi bertambahnya sengketa hasil pemilu dan hasil pilkada yang akan diperiksa, diadili dan diselesaikan oleh Mahkamah Konstitusi.

“Nah, hal-hal seperti ini akan kami koordinasikan, supaya bertambahnya kerja dan tanggung jawab KPU yang potensial menambah sengketa dapat ditata kelola dengan baik,” ujarnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
KPU Ingatkan PPP Tetap...
KPU Ingatkan PPP Tetap Mengacu UU Pemilu dan Parpol saat Daftar Peserta Pemilu
Gantikan Anwar Usman,...
Gantikan Anwar Usman, Liliek Prisbawono Adi Resmi Jadi Hakim MK usai Ucap Sumpah
Respons KPK soal MK...
Respons KPK soal MK Putuskan Hanya BPK Berhak Hitung Kerugian Negara
Aturan Uang Pensiunan...
Aturan Uang Pensiunan DPR Inkonstitusional Bersyarat, MK: Bikin UU Baru
MK Nyatakan Gugatan...
MK Nyatakan Gugatan Roy Suryo dkk Soal KUHP dan UU ITE Tidak Jelas
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Akan Gugat KPU terkait Ijazah Jokowi
Prabowo Tantang Lawan...
Prabowo Tantang Lawan Politik: Nggak Suka Sama Saya? Silakan Maju di 2029!
15 Tahun Jalan Tak Diperbaiki,...
15 Tahun Jalan Tak Diperbaiki, Warga Cilegon Ancam Golput di Pemilu 2029
Rekomendasi
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Potret Alyssa Daguise...
Potret Alyssa Daguise dan Baby Soleil Jadi Sorotan, Perhiasan yang Dipakai Tembus Rp1,2 Miliar
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
Berita Terkini
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Infografis
Rezim Zelensky Panik,...
Rezim Zelensky Panik, Rusia dan AS Kompak Tekan Ukraina Gelar Pemilu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved