KPK Selidiki Pencucian Uang Nurhadi dan Istri-Menantunya

Kamis, 25 Juni 2020 - 15:00 WIB
loading...
KPK Selidiki Pencucian...
Foto/ilustrasi.pixabay
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang menyelidiki dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dilakukan mantan Sekretaris MA Nurhadi Abdurrachman dan keluarganya.

Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango menyatakan, selain pengembangan penyidikan suap dan gratifikasi pengurusan perkara kurun 2014-2016 KPK juga sedang melakukan penyelidikan dugaan adanya TPPU yang diduga dilakukan Nurhadi bersama istrinya, Tin Zuraida, dan menantunya Rezky Herbiyono.

"Bahwa proses penyelidikan (dugaan TPPU) dan penyidikan (suap dan gratifikasi) ini masih terus dilakukan oleh tim penyidik kami. Saya percaya, tim menelusuri semua bentuk transaksi yang ada," ujar Nawawi kepada SINDOnews Kamis (25/6/2020).

(Baca: Dugaan Pencucian Uang, Kejagung Tetapkan Pemilik Modal Evio Sekuritas Tersangka)

Mantan hakim tinggi Pengadilan Tinggi Bali ini mengaku masih terus melakukan penelusuran atas bentuk-bentuk atau unsur-unsur dugaan TPPU tersebut. Karenanya Nawawi belum bisa menyampaikan apa saja bukti-bukti dugaan TPPU yang dilakukan Nurhadi, Tin, dan Rezky Aditya yang telah dikantongi KPK. Pasalnya kata dia, hal tersebut masih bersifat rahasia.

"Saya selalu mengatakan bahwa penyelidikan dan penyidikan ada dalam ruang pro justitia yang bersifat strictly and confidential (sangat rahasia)," ucapnya.

Pelaksana tugas Juru Bicara Bidang Penindakan KPK Ali Fikri menyatakan, hingga saat ini penyidik menyita barang bukti di antaranya dokumen-dokumen penting, sejumlah uang, tiga mobil mewah, serta beberapa tas dan sepatu dengan berbagai merk terkenal terkait dengan kasus dugaan suap dan gratifikasi tersangka Nurhadi Abdurachman dan tersangka Rezky Herbiyono.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
KPK Ungkap Silmy Karim...
KPK Ungkap Silmy Karim Masih Terima Aliran Uang Hasil Pemerasan saat Jabat Wamen Imipas
KPK Ungkap Anak Buah...
KPK Ungkap Anak Buah Silmy Karim Diduga Beli Rumah Pakai Emas
Rumah Bupati Sugiri...
Rumah Bupati Sugiri Sancoko Digeledah, 3 Mobil Hardtop dan 1 Alphard Disita
KPK Periksa 9 Saksi,...
KPK Periksa 9 Saksi, Telusuri Pemberian Uang ke Bupati Gatut Sunu Wibowo
Gubernur Sultra Gandeng...
Gubernur Sultra Gandeng KPK Perkuat Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih
Rekomendasi
Film Menjadi Medium...
Film Menjadi Medium Inklusi, Empati, dan Ruang Kolaborasi bagi Anak Muda Indonesia
Campus League dan Universitas...
Campus League dan Universitas Pelita Harapan Jalin Kerja Sama Majukan Ekosistem Olahraga
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Berita Terkini
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved