Kepribadian Muslim Pasca Ramadhan

Kamis, 05 Mei 2022 - 19:18 WIB
loading...
A A A
8. Keluarga Harmonis

Ramadhan juga mengajarkan kita untuk senantiasa hidup harmonis dan berkumpul dengan keluarga. Selama bulan ramadhan setiap keluarga akan menghabiskan waktu beribadah dan makan bersama, momen ini tentu saja jarang ada ketika di luar Ramadhan. Komunikasi dan aktifitas bersama akan memperkuat keharmonisan dalam rumah tangga.

Ramadhan mengajarkan kita tentang betapa berharganya sebuah ikatan keluarga. Diharapkan pasca Ramadhan, kehidupan keluarga kita lebih harmonis, komunikatif, akrab. Ini merupakan sebuah bentuk energi positif yang dapat menyehatkan mental kita dan saling menguatkan dalam sebuah keluarga.

9. Perilaku Memaafkan

Setelah Ramadhan kita merayakan kemenangan dengan berhari raya Idul Fitri, di hari raya kita diminta untuk meminta maaf dan saling memaafkan. Perilaku ini merupakan ajaran yang sangat mulia, karena mengajarkan kita berlapang dada dan menjadi pribadi yang tidak pendendam. Dengan memaafkan hati menjadi tenang dan pikiran menjadi ringan akhirnya membuat jiwa kita menjadi lebih sehat, baik sehat fisik maupun mental. Perilaku memaafkan hendaknya adalah menjadi akhlak seorang muslim dalam kehidupan sehari-hari

10. Menjaga Silaturahim

Setelah sebuah berpuasa dan Ramadhan berlalu kita pun dianjurkan untuk bersilaturahim dengan orang tua, keluarga, tetangga, kerabat, teman, momen ini tentu saja mengajarkan kita untuk senantiasa menjaga silaturahim, yang tentu saja manfaatnya bukanya hanya mempererat ikatan, namun juga membangun jejaring sosial. Ramadhan telah mengajarkan kita untuk menjadi pribadi yang supel, bergaul, berinteraksi sosial bukan hanya dengan keluarga dan orang tua, namun juga dengan masyarakat luas

Kepribadian seorang muslim yang diharapkan pasca ramadhan tentunya diharapkan bisa terbentuk dalam keseharian pasca Ramadhan, sabar, mendekatkan diri pada Allah SWT dengan shalat, pribadi yang pemurah dan "ringan tangan" serta senantiasa mengeluarkan zakat, senantiasa membaca dan mengamalkan Al-Qur'an dan hadist serta senantiasa mendalami ilmu agama, pribadi yang tawadhu tidak sombong, menjaga lisan, menjaga keharmonisan keluarga, menjadi pribadi yang pemaaf dan rajin silaturahim adalah karakter yang terbentuk selama Ramadhan.

Terkadang pasca Ramadhan kita lupa dan kembali kepada karakter asli kita sebelum Ramadhan. Untuk itu pasca Ramadhan kita diharapkan istikamah menjalankan karakter kepribadian yang sudah terbentuk selama Ramadhan, inilah saatnya kita menjalankan perilaku yang sudah terbentuk selama Ramadhan karena kita belum tentu akan bertemu kembali dengan Ramadhan berikutnya dan salah satu cara adalah dengan terus menghidupkan puasa sunnah agar kenangan dan ingatan selama bulan Ramadhan terus membentuk karakter kita menjadi pribadi muslim yang berakhlak mulia. Wallahu'alam
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
PP 20/2026: Menambah...
PP 20/2026: Menambah Penerimaan Negara atau Menambah Beban UMKM?
9 Julukan untuk Ramadan,...
9 Julukan untuk Ramadan, Bulan Mulia yang Istimewa
10 Hari Kedua Ramadan...
10 Hari Kedua Ramadan : Fase Ampunan dan Amalan Terbaiknya
Bagaimana Sejarah dan...
Bagaimana Sejarah dan Asal-usul Penamaan Bulan Ramadan?
Rekomendasi
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
Tak Suka Film Horor,...
Tak Suka Film Horor, Rano Karno Nonton 'Ghost in the Cell' karena Dibujuk Istri
Berita Terkini
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Infografis
Perbandingan Jumlah...
Perbandingan Jumlah Muslim antara India, Pakistan, dan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved