Luruskan Isu Pemilu 2024, Mahfud MD: Saya Tidak Pernah Bilang TNI Akan Kudeta
Kamis, 28 April 2022 - 09:45 WIB
loading...
Menko Polhukam Mahfud MD menepis tudingan kepada dirinya yang seolah-olah mengatakan akan ada kudeta dari TNI bilamana pemerintah tidak becus membereskan permasalahan. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Baru-baru ini Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebutkan sedikitnya ada 2 tantangan yang dihadapi Indonesia pada Pemilu 2024 . Yakni, polarisasi dan lemahnya penegakan hukum.
Akibat pernyataannya tersebut, muncul berbagai kabar burung di masyarakat terkait menyerahnya pemerintah serta kemungkinan terjadinya kudeta Tentara Nasional Indonesia (TNI) terhadap pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Baca juga: Jokowi Temui MRP Bahas UU Otsus, Mahfud MD: Masih Nunggu Hasil Uji Materi di MK
Menanggapi hal itu, Mahfud menyangkal semua kabar burung yang beredar. Menurutnya, pernyataan yang dilontarkannya bermaksud untuk menjalankan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 sesuai konstitusi, bukan malah menyerah atas pemerintahan.
"Kita harus mencari pemimpin yang kuat, bukan karena pemimpin sekarang lemah dan gagal, tetapi karena harus diganti melalui Pemilu 2024 sesuai konstitusi. Begitu," ujar Mahfud dalam akun Twitter @mahfudmd, Kamis (28/4/2022).
Lebih lanjut, Mahfud juga menepis tudingan kepada dirinya yang seolah-olah mengatakan akan ada kudeta dari TNI bilamana pemerintah tidak becus membereskan permasalahan. Padahal, tutur Mahfud, dia tidak pernah mengucapkan hal demikian.
Akibat pernyataannya tersebut, muncul berbagai kabar burung di masyarakat terkait menyerahnya pemerintah serta kemungkinan terjadinya kudeta Tentara Nasional Indonesia (TNI) terhadap pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Baca juga: Jokowi Temui MRP Bahas UU Otsus, Mahfud MD: Masih Nunggu Hasil Uji Materi di MK
Menanggapi hal itu, Mahfud menyangkal semua kabar burung yang beredar. Menurutnya, pernyataan yang dilontarkannya bermaksud untuk menjalankan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 sesuai konstitusi, bukan malah menyerah atas pemerintahan.
"Kita harus mencari pemimpin yang kuat, bukan karena pemimpin sekarang lemah dan gagal, tetapi karena harus diganti melalui Pemilu 2024 sesuai konstitusi. Begitu," ujar Mahfud dalam akun Twitter @mahfudmd, Kamis (28/4/2022).
Lebih lanjut, Mahfud juga menepis tudingan kepada dirinya yang seolah-olah mengatakan akan ada kudeta dari TNI bilamana pemerintah tidak becus membereskan permasalahan. Padahal, tutur Mahfud, dia tidak pernah mengucapkan hal demikian.
Lihat Juga :