Update Corona: Positif 43.803 Orang, 17.349 Sembuh dan 2.373 Meninggal
Jum'at, 19 Juni 2020 - 15:46 WIB
loading...
Kasus positif virus Corona (Covid-19) di Indonesia akumulasi dari 18 hingga 19 Juni 2020 pukul 12.00 WIB mengalami penambahan sebanyak 1.041 pasien positif. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kasus positif virus Corona (Covid-19) di Indonesia akumulasi dari 18 hingga 19 Juni 2020 pukul 12.00 WIB mengalami penambahan sebanyak 1.041 pasien positif. Sehingga jumlah positif Corona sebanyak 43.803 orang, sembuh 17.349 orang dan 2.373 meninggal dunia.
(Baca juga: Gugus Tugas Sebut Covid-19 di Tanah Air Semakin Terkendali)
"Kasus konfirmasi positif sebanyak 1.041 sehingga total akumulasi kasus positif kita menjadi 43.803 orang," ungkap Juru Bicara Pemerintah Penanganan virus Corona (Covid-19), Achmad Yurianto di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Jumat (19/6/2020).
(Baca juga: Gugus Tugas Imbau Masyarakat Tak Takut Jalani Rapid Test)
Adapun akumulasi data kasus tersebut diambil dari hasil uji pemeriksaan spesimen sebanyak sebanyak 20.717 sampel. Sehingga jumlah spesimen yang telah diperiksa sebanyak 601.239 sampel yang dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) maupun Tes Cepat Molekuler di Laboratorium jejaring Kementerian Kesehatan.
"Hari ini kita telah melakukan pemeriksaan spesimen sebanyak 20.717 Sehingga jumlah spesimen yang telah diperiksa sebanyak 601.239 sampel yang diperiksa melalui tes PCR maupun TCM di seluruh laboratorium jejaring," jelas Yuri.
(Baca juga: Angka Kematian Covid-19 Tertinggi di Asia Tenggara Harus Jadi Alarm)
(Baca juga: Gugus Tugas Sebut Covid-19 di Tanah Air Semakin Terkendali)
"Kasus konfirmasi positif sebanyak 1.041 sehingga total akumulasi kasus positif kita menjadi 43.803 orang," ungkap Juru Bicara Pemerintah Penanganan virus Corona (Covid-19), Achmad Yurianto di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Jumat (19/6/2020).
(Baca juga: Gugus Tugas Imbau Masyarakat Tak Takut Jalani Rapid Test)
Adapun akumulasi data kasus tersebut diambil dari hasil uji pemeriksaan spesimen sebanyak sebanyak 20.717 sampel. Sehingga jumlah spesimen yang telah diperiksa sebanyak 601.239 sampel yang dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) maupun Tes Cepat Molekuler di Laboratorium jejaring Kementerian Kesehatan.
"Hari ini kita telah melakukan pemeriksaan spesimen sebanyak 20.717 Sehingga jumlah spesimen yang telah diperiksa sebanyak 601.239 sampel yang diperiksa melalui tes PCR maupun TCM di seluruh laboratorium jejaring," jelas Yuri.
(Baca juga: Angka Kematian Covid-19 Tertinggi di Asia Tenggara Harus Jadi Alarm)
Lihat Juga :