Pondokan untuk Kaum Pekerja

Rabu, 20 April 2022 - 14:31 WIB
loading...
A A A
Di Batam, Bumi Lancang Kuning dibangun di atas tanah seluas 20.004,27 m² dengan jumlah enam tower yang total keseluruhan kamar berjumlah 564 kamar, masing-masing tower terdapat 94 Kamar. Bumi Lancang Kuning menempati lokasi yang sangat strategis, yaitu dekat dengan pelabuhan penyeberangan ke Singapura, lokasi ini memiliki tingkat hunian yang paling tinggi yaitu hampir 100%.

Lokasi berikutnya adalah Muka Kuning, berupa satu tower di atas lahan seluas 2.984 m² dengan jumlah kamar sebanyak 78 kamar. Terakhir adalah Kabil di Batam, hunian ini merupakan yang paling lengkap dan lingkungan yang alami memiliki 10 tower di atas luas tanah 100.003 m², masing-masing tower memiliki 100 kamar, sehingga total Rusun Sewa Kabil memiliki 1.000 kamar.

Kamar-kamar di Rusun Sewa tersebut disewakan kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan yang membutuhkan dengan tarif yang relatif murah antara Rp 440.000 – 660.000 per kamar per bulan, harga tersebut disesuaikan upah minimum pekerja di lingkungan tersebut agar tidak memberatkan namun membantu para pekerja ini untuk hidup lebih baik.

Optimalisasi Dana SKP dijalankan sesuai amanah PP 55 Tahun 2015 Pasal 64A yaitu untuk memberikan manfaat tambahan kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan dalam bentuk rumah susun sewa. Selain untuk mendukung program pemerintah yaitu pemenuhan kebutuhan penyediaan perumahan, SKP juga diharapkan akan meningkatkan citra BPJS Ketenagakerjaan di peserta, perusahaan, dan stakeholders lainnya.

Adapun manfaat lainnya adalah dapat memperluas peranan BPJS Ketenagakerjaan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan peserta Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Mendorong upaya peningkatan perluasan kepesertaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Mengurangi biaya hidup dengan menempati fasilitas pemukiman memadai, murah, dan dekat dengan tempat kerja. Meningkatkan nilai jual Kawasan dengan fasilitas tambahan berupa rumah susun sewa sebagai tempat tinggal pekerja yang dapat menurunkan biaya transportasi dan biaya inap pekerja untuk tenaga kerja yang didatangkan dari luar daerah.

Ongkos sewa rumah susun sewa yang lebih murah dibandingkan dengan kontrak rumah atau rumah kost otomatis membantu penyediaan perumahan bagi pekerja peserta program BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini membuat pekerja mendapatkan hak normatif pekerja yaitu hak – hak pekerja yang lahir sebagai upaya memberi perlindungan terhadap pekerja yang harus dipenuhi oleh pengusaha yang diatur dalam Peraturan Perundang – undangan Perjanjian Kerja, Peraturan Perusahaan atau Perjanjian Kerja Bersama yang bersifat mengikat pekerja dan pengusaha.

SKP BPJS Ketenagakerjaan hadir dalam upaya mendekatkan pekerja dengan tempatnya bekerja berupa rusun sewa atau pondokan untuk kaum pekerja, sebelum mereka mampu untuk membeli rumah permanen yang juga menjadi program BPJS ketenagakerjaan yaitu manfaat layanan tambahan (MLT) kepemilikan rumah, ketika kesejahteraan pekerja telah meningkat. Ke depan, mengingat manfaat yang begitu besar bagi kaum pekerja, dimungkinkan model SKP seperti ini dapat dikembangkan di kantong-kantong pekerja lain di seluruh Indonesia.

Menjelang Mayday 1 Mei 2022, saya ucapkan “Selamat kepada kaum pekerja, tetap aktif, kreatif, inovatif, dan sejahtera untuk perkembangan industri dan perekonomian yang membanggakan Indonesia. Selamat Hari Buruh”.
(bmm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Mendobrak Batas: 36...
Mendobrak Batas: 36 Profesi Buktikan Tunanetra Mampu Taklukkan Sektor Formal
Shelter Indonesia Perkenalkan...
Shelter Indonesia Perkenalkan Ekosistem Digital untuk Operasional Terintegrasi
Prabowo Panggil Menteri...
Prabowo Panggil Menteri Perumahan dan Dirut KAI, Bahas Hunian Layak Warga Bantaran Rel
DPR Sepakati 10 Anggota...
DPR Sepakati 10 Anggota Dewas BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, Salah Satunya Lula Kamal
Mengurai Dampak Sosial...
Mengurai Dampak Sosial dan Lingkungan PSN Batang
BUMN Ekspor PT DSI Bakal...
BUMN Ekspor PT DSI Bakal Diisi Pekerja Asing, Ini Tugasnya
Kontribusi BRI untuk...
Kontribusi BRI untuk Program Rumah Subsidi Tembus Rp9,2 Triliun, Kuasai 54% Pasar Nasional
Jasa Raharja-BPJS Ketenagakerjaan...
Jasa Raharja-BPJS Ketenagakerjaan Integrasikan Aplikasi untuk Percepat Penjaminan Korban Kecelakaan
Rekomendasi
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
Perilaku Manusia Modern...
Perilaku Manusia Modern dan Tanda Dekatnya Fitnah Dajjal
Berita Terkini
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Pakar Hukum: Bisa Timbulkan Persoalan
Wali Kota Agustina Bawa...
Wali Kota Agustina Bawa Inovasi Semarang ke Panggung Nasional, Tawarkan Solusi Ketahanan Pangan Kota Masa Depan
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved