Pondokan untuk Kaum Pekerja

Rabu, 20 April 2022 - 14:31 WIB
loading...
Pondokan untuk Kaum...
Muhammad Zuhri Bahri (Foto: Ist)
A A A
Muhammad Zuhri Bahri
Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan

TEMPAT tinggal menjadi kebutuhan dasar bagi seluruh umat manusia di dunia, tak kurang bagi kaum pekerja. Banyak orang mendapatkan pekerjaan yang lokasinya jauh dari tempat ia berdomisili, untuk mengefektifkan jarak dan waktu tempuh, ia akan mencari tempat tinggal sementara yang dekat dengan tempatnya bekerja. Atau istilahnya kerap disebut sebagai pondokan.

Pondokan berasal dari kata pondok yang ditambahkan akhiran ‘an’. Pondok dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah bangunan untuk tempat sementara (seperti yang didirikan di ladang, di hutan, dan sebagainya); Pondok juga kerapkali digunakan untuk menyebut rumah di mana sang pemilik bermaksud untuk merendahkan diri, seperti ketika ingin mengajak koleganya untuk mampir ke rumah; “Silakan singgah di pondokan saya” misalnya.

Istilah pondok juga digunakan untuk bangunan-bangunan sekolah agama (Islam) di mana para muridnya beraktivitas dan menginap selama masa pembelajaran atau sekarang banyak disebut boarding school.

Ada pun pondokan dalam KBBI diartikan sebagai rumah tempat tinggal menumpang, lazimnya seperti hotel atau kamar-kamar dalam jumlah yang banyak. Dapat dikatakan pondokan adalah rumah sementara yang dapat memudahkan pelaku mondok untuk tujuan tertentu.

Melihat pentingnya lokasi tempat tinggal yang dekat dari lokasi pekerjaan kaum pekerja, BPJS Ketenagakerjaan mewujudkan fasilitas itu sebagai pelayanan tambahan yang memberikan manfaat lebih dan membantu meningkatkan kesejahteraan pekerja bersama dengan keluarga. Fasilitas tersebut salah satunya adalah Sarana Kesejahteraan Pekerja (SKP) yang diberikan dalam bentuk pondokan bernama Rumah Susun (Rusun) Sewa. Dari aspek sosial, SKP menjadi satu wujud kepedulian terhadap pekerja dan dari aspek ekonomi, sangat memahami pekerja.

Dengan sewa yang sangat murah akan membantu pekerja menggunakan selisih ongkos sewa, bila ia menyewa di tempat lain, untuk memenuhi kebutuhan lain atau menabung. Lokasinya yang dekat dengan tempatnya bekerja, membuat pekerja terhindar dari kelelahan di jalan, dapat menghemat tenaga dan waktu sehingga kesehatan menjadi lebih baik dan dapat bekerja dengan efektif dan efisien yang akan meningkatkan produktivitas pekerja di tempatnya bekerja.

Dalam perspektif teori piramida Abraham Maslow, tentang motivasi dalam kehidupan, SKP ini masuk dalam area psychological needs di mana kebutuhan akan papan atau dalam hal ini pondokan telah terpenuhi, hal itu akan memotivasi manusia untuk mencapai tujuan berikutnya, yaitu bekerja dengan efektif dan efisien untuk meningkatkan kesejahteraannya dan keluarga, yang juga akan membawa keuntungan bagi perusahaan yang makin kompetitif dengan memiliki karyawan yang memiliki motivasi besar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Mendobrak Batas: 36...
Mendobrak Batas: 36 Profesi Buktikan Tunanetra Mampu Taklukkan Sektor Formal
Shelter Indonesia Perkenalkan...
Shelter Indonesia Perkenalkan Ekosistem Digital untuk Operasional Terintegrasi
Prabowo Panggil Menteri...
Prabowo Panggil Menteri Perumahan dan Dirut KAI, Bahas Hunian Layak Warga Bantaran Rel
DPR Sepakati 10 Anggota...
DPR Sepakati 10 Anggota Dewas BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, Salah Satunya Lula Kamal
Mengurai Dampak Sosial...
Mengurai Dampak Sosial dan Lingkungan PSN Batang
BUMN Ekspor PT DSI Bakal...
BUMN Ekspor PT DSI Bakal Diisi Pekerja Asing, Ini Tugasnya
Kontribusi BRI untuk...
Kontribusi BRI untuk Program Rumah Subsidi Tembus Rp9,2 Triliun, Kuasai 54% Pasar Nasional
Jasa Raharja-BPJS Ketenagakerjaan...
Jasa Raharja-BPJS Ketenagakerjaan Integrasikan Aplikasi untuk Percepat Penjaminan Korban Kecelakaan
Rekomendasi
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Tiwi/Fadia Gugur di Perempat Final
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved