Presiden Perlu Mengambil Pelajaran dari Kasus Stafsus Andi dan Belva

Jum'at, 24 April 2020 - 19:08 WIB
loading...
Presiden Perlu Mengambil...
Presiden Jokowi diminta ambil pelajaran dari mundurnya dua stafsus milenial. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Indonesia Public Institute (IPI), Karyono Wibowo menyatakan, dalam sepekan ini, sejumlah nama staf khusus (Stasfsus) Presiden Jokowi dari kalangan milenial menjadi sorotan publik lantaran sejumlah langkah yang diduga ada unsur abuse of power. (Baca juga: Setelah Belva, Giliran Andi Taufan Mundur dari Stafsus Presiden)

Karyono mengaggap, masuknya perusahaan platform Ruangguru yang dipimpin Adamas Belva Syah Devara di daftar perusahaan mitra pemerintah dalam program Kartu Prakerja berbuntut panjang. Meski, Belva sudah berdalih perusahaannya sudah melalui mekanisme, prosedur dan persyaratan yang dibuat Menko Perekonomian, tapi faktanya publik masih sulit percaya. (Baca juga: Evaluasi Perekrutan Staf Khusus Presiden Jokowi)

"Hingga saat ini, publik masih menduga bahwa masuknya perusahaan yang dipimpin Belva dalam program Kartu Prakerja karena ada pengaruh dari posisinya sebagai staf khusus presiden," ujarnya kepada SINDOnews, Jumat (24/4/2020).

Setelah kasusnya menjadi polemik, akhirnya Belva mengundurkan diri dari jabatan Stafsus Presiden. Salah satu alasannya agar tidak menimbulkan conflic of interest. Meski demikian, publik masih belum puas karena perusahaann Ruangguru masih terdaftar dalam pelaksana program Kartu Prakerja dengan nilai anggaran Rp5,6 triliun untuk 5,6 penerima program Kartu Prakerja.

Yang lebih heboh lagi, lanjut Karyono, langkah blunder yang dibuat Andi Taufan Garuda Putra Stafsus Presiden milenial lainnya. Sepucuk surat untuk seluruh camat di Indonesia yang ditandatangani Andi Taufan dalam kapasitasnya sebagai staf khusus presiden berbuntut panjang.

Menurut dia, isi surat tersebut meminta agar camat bekerja sama dalam rangka melawan virus Corona dengan perusahaan Amartha Mikro Fintek yang notabene Andi Taufan sebagai CEO-nya. Surat ini oleh banyak pihak bisa disebut melampaui kewenangan dan berpotensi melakukan maladministrasi. "Akhirnya, Andi Taufan pun mundur dari jabatannya setelah publik memprotes keras atas perbuatannya," paparnya.

Meski demikian, sambung dia, terlepas dari kekhilafannya, keputusan mundur oleh kedua Staf Khusus Presiden tersebut patut menjadi contoh bagi pejabat yang lain. Sikap berani mundur justru dimulai dari pejabat dari generasi milenial. Ini patut diapresiasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak Hanya Mantan Presiden...
Tak Hanya Mantan Presiden dan Wapres, Prabowo Juga Undang Ketum Parpol hingga Eks Menlu
Polemik Utang Kereta...
Polemik Utang Kereta Cepat Whoosh, Jokowi Ungkap Keuntungan Sosial
Prabowo Beberkan Pencapaian...
Prabowo Beberkan Pencapaian Presiden Indonesia dari Soekarno hingga Jokowi di Sidang Tahunan MPR
Polemik Ijazah Jokowi,...
Polemik Ijazah Jokowi, Roy Suryo Keluarkan Tantangan Gantung di Monas
Besok, Sidang Perdana...
Besok, Sidang Perdana Gugatan Jokowi Digelar Terbuka
Prabowo: Danantara Terwujud...
Prabowo: Danantara Terwujud karena Dukungan Presiden Sebelumnya
Jokowi Respons Tudingan...
Jokowi Respons Tudingan Soal Partai Cokelat Dibuktikan Lewat Bawaslu atau MK
Jokowi Lengser, Kiky...
Jokowi Lengser, Kiky Saputri Bagikan Momen Berkesan Bersama Para Menteri
10 Tahun Jokowi Realisasikan...
10 Tahun Jokowi Realisasikan Hilirisasi, Industri Tambang Beri Apresiasi
Rekomendasi
21.948 Jemaah Haji Reguler...
21.948 Jemaah Haji Reguler dan 7.702 Haji Khusus Sudah Tiba di Indonesia
Richard Lee Resmi Dilimpahkan...
Richard Lee Resmi Dilimpahkan ke Kejati Banten, Tinggal Tunggu Jadwal Sidang Perdana
Terungkap, Israel Kerahkan...
Terungkap, Israel Kerahkan Pasukan Elite ke Azerbaijan untuk Perang Melawan Iran
Berita Terkini
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Silmy Karim Cs Ditahan...
Silmy Karim Cs Ditahan KPK, DPR Bakal Minta Penjelasan Kemenimipas
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved