Prabowo Sebut Jokowi Man of Action: Pemimpin yang Berani Ambil Keputusan
Senin, 30 September 2024 - 16:51 WIB
loading...
Presiden terpilih Prabowo Subianto menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak hanya sebagai Man of Vision, tetapi Man of Action. Foto: Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Presiden terpilih Prabowo Subianto menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak hanya sebagai Man of Vision, tetapi Man of Action. Meski keputusannya kerap mendapat pertentangan, namun rencana besar yang telah lama tertunda sebenarnya dilakukan oleh Jokowi.
Misalnya, hilirisasi yang dilakukan Jokowi mendapat pertentangan dari berbagai pihak, termasuk internasional. Namun, Jokowi berani memutuskan dominasi asing dalam pengelolaan tambang hingga penjualannya.
Baca juga: Dasco: Prabowo Targetkan H-5 Pelantikan Selesai Susun Kabinet
"Saya Jenderal, saya ikut berkali-kali dalam aksi-aksi pertempuran. Saya melihat pemimpin yang bisa ambil keputusan dan pemimpin yang tidak bisa ambil keputusan. Beliau (Jokowi) adalah pemimpin yang bisa ambil keputusan dan keputusannya berani," ujar Prabowo yang dikutip dalam sebuah akun Instagram, Sabtu (28/9/2024).
Melalui PT Inalum, Indonesia berhasil mengakuisisi dan mendominasi saham PT Freeport Indonesia (PTFI) sebesar 51,32 persen dari sebelumnya 9,32 persen. Selain itu, Pemda Papua juga mendapatkan saham sebesar 10 persen.
Upaya menghilirisasi pengelolaan sumber daya alam di era Jokowi tidaklah mulus. Serangan terhadap negara hingga penolakan dari negara asing terus terjadi dalam proses ini.
Beragam langkah dilakukan Jokowi, mulai dari menyiapkan aturan hingga membangun pabrik pengelolaan nikel dan emas untuk meningkatkan nilai ekspor sekaligus memperkuat ekonomi nasional.
Misalnya, hilirisasi yang dilakukan Jokowi mendapat pertentangan dari berbagai pihak, termasuk internasional. Namun, Jokowi berani memutuskan dominasi asing dalam pengelolaan tambang hingga penjualannya.
Baca juga: Dasco: Prabowo Targetkan H-5 Pelantikan Selesai Susun Kabinet
"Saya Jenderal, saya ikut berkali-kali dalam aksi-aksi pertempuran. Saya melihat pemimpin yang bisa ambil keputusan dan pemimpin yang tidak bisa ambil keputusan. Beliau (Jokowi) adalah pemimpin yang bisa ambil keputusan dan keputusannya berani," ujar Prabowo yang dikutip dalam sebuah akun Instagram, Sabtu (28/9/2024).
Melalui PT Inalum, Indonesia berhasil mengakuisisi dan mendominasi saham PT Freeport Indonesia (PTFI) sebesar 51,32 persen dari sebelumnya 9,32 persen. Selain itu, Pemda Papua juga mendapatkan saham sebesar 10 persen.
Upaya menghilirisasi pengelolaan sumber daya alam di era Jokowi tidaklah mulus. Serangan terhadap negara hingga penolakan dari negara asing terus terjadi dalam proses ini.
Beragam langkah dilakukan Jokowi, mulai dari menyiapkan aturan hingga membangun pabrik pengelolaan nikel dan emas untuk meningkatkan nilai ekspor sekaligus memperkuat ekonomi nasional.
Lihat Juga :