Mahfud MD Minta Pengamanan Demo 11 April Tanpa Peluru Tajam dan Kekerasan
Sabtu, 09 April 2022 - 20:34 WIB
loading...
Menko Polhukam Mahfud MD meminta aparat keamanan yang bertugas dalam pengamanan unjuk rasa Senin 11 April 2022, untuk tidak melakukan tindakan kekerasan. Foto/Riezky Maulana
A
A
A
JAKARTA - Menko Polhukam Mahfud MD meminta aparat keamanan yang bertugas dalam pengamanan aksi unjuk rasa Senin 11 April mendatang, untuk tidak melakukan tindakan kekerasan. Mahfud MD juga mengimbau agar aparat bisa bertugas dengan baik.
Baca juga: Tak Larang Demo 11 April, Mahfud MD: Sampaikan Aspirasi dengan Tertib
Hal itu disampaikan Mahfud MD usai memimpin Rapat Koordinasi Terbatas mengenai Perkembangan Situasi Politik dan Keamanan di Dalam Negeri, di Kantor Kemenko Polhukam Jakarta, Sabtu (9/4/2022).
Baca juga: Soal Demo Mahasiswa 11 April, Wiranto: Lebih Baik Kita Bicara di Ruangan
"Dalam menghadapi rencana unjuk rasa, aparat keamanan dan penengak hukum, agar melakukan pelayanan dan pengamanan sebaik-baiknya, dan tidak boleh ada kekerasan," ujar Mahfud.
Eks Menteri Pertahanan itu juga menegaskan untuk sama sekali tidak ada peluru tajam saat aksi pengamanan. Imbauan lainnya sambung dia, jangan sampai ada aparat yang terprovokasi.
"Tidak membawa peluru tajam, juga jangan sampai terpancing oleh provokasi," jelas Mahfud MD.
Baca juga: Tak Larang Demo 11 April, Mahfud MD: Sampaikan Aspirasi dengan Tertib
Hal itu disampaikan Mahfud MD usai memimpin Rapat Koordinasi Terbatas mengenai Perkembangan Situasi Politik dan Keamanan di Dalam Negeri, di Kantor Kemenko Polhukam Jakarta, Sabtu (9/4/2022).
Baca juga: Soal Demo Mahasiswa 11 April, Wiranto: Lebih Baik Kita Bicara di Ruangan
"Dalam menghadapi rencana unjuk rasa, aparat keamanan dan penengak hukum, agar melakukan pelayanan dan pengamanan sebaik-baiknya, dan tidak boleh ada kekerasan," ujar Mahfud.
Eks Menteri Pertahanan itu juga menegaskan untuk sama sekali tidak ada peluru tajam saat aksi pengamanan. Imbauan lainnya sambung dia, jangan sampai ada aparat yang terprovokasi.
"Tidak membawa peluru tajam, juga jangan sampai terpancing oleh provokasi," jelas Mahfud MD.
Lihat Juga :