Pandemi yang Tak Cukup Mengubah Budaya Pergi Kerja

Selasa, 05 April 2022 - 15:55 WIB
loading...
Pandemi yang Tak Cukup...
Tantan Hermansah (Foto: Ist)
A A A
Tantan Hermansah
Pengajar Sosiologi Perkotaan di UIN Jakarta

PANDEMI yang berlangsung selama dua tahun lebih ini ternyata tidak cukup membekas dan menghasilkan budaya baru dalam sistem kehidupan kita. Ada memang yang berubah, tetapi kalau bisa dikatakan belum terlalu signifikan. Contoh kesadaran orang yang menggunakan masker sekarang jauh lebih banyak dibanding sebelumnya. Begitu juga kesadaran untuk mencuci tangan jauh lebih masif ketimbang sebelum pandemi.

Artikel ini ingin menyoroti satu budaya yang sejatinya bisa berubah signifikan ketika datang dengan sebelum pandemi. Budaya yang disoroti dalam tulisan ini adalah budaya pergi kerja dan budaya bekerja itu sendiri.

Apa yang dimaksud dengan budaya pergi kerja adalah kegiatan yang dilakukan oleh sebagian dari kita untuk pergi ke tempat kerja dan melakukan pekerjaan seperti sehari-hari mereka bekerja. Alasan bahwa hal ini penting kita diskusikan karena selama pandemi pergi ke tempat kerja itu demikian terbatas. Pemerintah hanya mengizinkan sektor-sektor yang terkategorisasi esensial yang tidak mungkin dikerjakan dari rumah yang harus tetap menerapkan budaya pergi kerja ini.
Sedangkan pandemi juga telah menunjukkan kepada kita bahwa ada sebagian tata dan sistem kerja yang bisa dilakukan tidak di ruang atau di tempat kerja seperti biasanya. Selain itu, banyak sektor yang bisa dikerjakan tidak di tempat kerja—dengan jumlah yang tidak sedikit. Ternyata banyak sektor yang dikategorikan sebagai nonesensial tetap bisa bergerak, meskipun melakukan sejumlah transformasi yang signifikan, seperti dengan mengurangi jumlah karyawan atau mengurangi jumlah jam kerja. Sektor-sektor ini tetap berproduksi seperti biasa walaupun ada yang mengalami penurunan kinerja, yang itu terjadi secara umum memang di masa pandemi.

Namun, sampai saat ini sebagian sektor bisa beradaptasi dengan cukup baik di mana kantor hanya diisi dengan beberapa puluh persen dari kapasitas maksimumnya. Selain itu jadwal kehadiran juga diatur sedemikian rupa, yang kemudian dibantu dengan model bauran dan sebagainya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
Lantik 221 PNS DPD RI,...
Lantik 221 PNS DPD RI, M Iqbal Tekankan Budaya Kerja yang Berintegritas
WFH Tiap Jumat Berlaku...
WFH Tiap Jumat Berlaku Hari Ini, Layanan Keimigrasian Tetap Beroperasi Normal
WFH ASN Dimulai Hari...
WFH ASN Dimulai Hari Ini, Pengawasan Dilakukan melalui Sistem Elektronik
Hakim juga Dapat Jatah...
Hakim juga Dapat Jatah WFH, Masuk Kantor Senin-Kamis, Jumat di Rumah
Dukung WFH ASN Setiap...
Dukung WFH ASN Setiap Jumat, PSI: Langkah Adaptif Siasati Geopolitik dan Masa Depan Digital
Telkom Runners Teguhkan...
Telkom Runners Teguhkan Semangat BISA pada Peringatan HUT Ke-61 Telkom Indonesia
10 Tahun Jadi Tempat...
10 Tahun Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia, BAT Indonesia Raih Platinum Harmonia
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
Rekomendasi
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Lagi, Semburkan Kolom Abu 1.000 Meter
Kisah Rofi, Anak Pedagang...
Kisah Rofi, Anak Pedagang Ikan Keliling yang Lolos SNBP dan Kuliah di UGM
Kabar Bahagia, Chelsea...
Kabar Bahagia, Chelsea Islan Umumkan Kelahiran Anak Pertama
Berita Terkini
Kuasa Hukum Ungkap Hubungan...
Kuasa Hukum Ungkap Hubungan Don Ritto-Febrie Adriansyah: Satu Kampung
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Alasan Bersedia Menjadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Pimpin Panen Raya di...
Pimpin Panen Raya di Malang, Prabowo: Bukti TNI Hadir Perkuat Kemandirian Pangan
Don Ritto Gunakan Rumah...
Don Ritto Gunakan Rumah Febrie Adriansyah di Sentul untuk Operasional Yayasan
Febrie Adriansyah Tidak...
Febrie Adriansyah Tidak Ditahan, Kuasa Hukum: Sudah Mengundurkan Diri, Artinya Kooperatif
Komisi IX DPR Cecar...
Komisi IX DPR Cecar BGN usai Pamer Dapat WTP dari BPK: Jangan-jangan Dibikin-bikin
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved