Dokter Forensik: Nyawa Handi Korban Tabrak Lari di Nagrek Selamat Jika Dibawa ke RS
Kamis, 31 Maret 2022 - 17:20 WIB
loading...
Dokter forensik Muhammad Zaenuri Syamsu Hidayat menyebut nyawa Handi Saputra, korban pembunuhan Kolonel Inf Priyanto sebenarnya masih bisa tertolong jika dibawa ke rumah sakit. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Dokter forensik Muhammad Zaenuri Syamsu Hidayat menyebut nyawa Handi Saputra, korban pembunuhan Kolonel Inf Priyanto sebenarnya masih bisa tertolong jika dibawa ke rumah sakit. Saat peristiwa tabrakan, Handi hanya mengalami luka di bagian tulang kepala.
"(Kemungkinan hidup) besar ya. Karena dia retak linier saja," ujar Zaenuri saat sidang lanjutan kasus pembunuhan Kolonel Priyanto di Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (31/3/2022).
Zaenuri mengibaratkan, seseorang yang mengalami pendarahan otak saja butuh waktu lama sebelum dinyatakan meninggal. Apalagi Handi yang hanya mengalami retak di tulang kepalanya.
Baca juga: Kasus Sejoli Tewas Ditabrak di Nagreg, Kolonel Priyanto Didakwa Pembunuhan Berencana
"Orang pendarahan di otak saja butuh waktu lama ya untuk proses meninggal, ini hanya patah linier saja. Jadi dia kalau saja cepat dibawa RS itu bisa tertolong," tuturnya.
"(Kemungkinan hidup) besar ya. Karena dia retak linier saja," ujar Zaenuri saat sidang lanjutan kasus pembunuhan Kolonel Priyanto di Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (31/3/2022).
Zaenuri mengibaratkan, seseorang yang mengalami pendarahan otak saja butuh waktu lama sebelum dinyatakan meninggal. Apalagi Handi yang hanya mengalami retak di tulang kepalanya.
Baca juga: Kasus Sejoli Tewas Ditabrak di Nagreg, Kolonel Priyanto Didakwa Pembunuhan Berencana
"Orang pendarahan di otak saja butuh waktu lama ya untuk proses meninggal, ini hanya patah linier saja. Jadi dia kalau saja cepat dibawa RS itu bisa tertolong," tuturnya.
Lihat Juga :