1 Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Residivis Narkoba, Bareskrim Buru Bandar
Jum'at, 03 Juli 2026 - 09:14 WIB
loading...
Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri turun tangan membantu memburu bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri turun tangan membantu memburu bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.
Hal tersebut dilakukan usai anggota Satresnarkoba Polres Katingan, Aipda Yudhie Perdana Putra gugur dalam operasi melawan bandar narkotika di kasus tersebut. Kemudian, dua personel lainnya masih hilang pascaoperasi tersebut.
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso memastikan jajarannya akan memberikan dukungan penuh kepada jajaran Polda Kalimantan Tengah dan Polres Katingan dalam penanganan kasus tersebut. Termasuk untuk mencari dua anggota Satresnarkoba Polres Katingan yang saat ini masih hilang.
"Kami akan melakukan backup penuh terhadap jajaran di lapangan, baik dalam proses pencarian anggota yang masih belum ditemukan, pengamanan wilayah, maupun pengungkapan tuntas jaringan narkotika dan pelaku penyerangan terhadap anggota Polri," kata Eko, Jumat (3/7/2026).
Baca juga: Anggota Satresnarkoba Polres Katingan Kalteng Gugur Ditembak saat Gerebek Bandar Narkoba
Eko menjelaskan peristiwa ini terjadi pada Rabu, 1 Juli 2026 malam ketika Satresnarkoba Polres Katingan menindaklanjuti informasi masyarakat mengenai dugaan peredaran sabu di Desa Tumbang Kalemei. Eko mengatakan hasil penyelidikan mengarah kepada seorang target operasi berinisial BIO yang diketahui merupakan residivis kasus narkotika. Selanjutnya sebanyak 12 personel diterjunkan dalam operasi tersebut.
Setibanya di lokasi, tim dibagi menjadi dua kelompok dengan tik pertama melakukan penindakan di rumah target, sedangkan tim kedua bersiaga di lokasi lain sebagai unsur pendukung.
Hal tersebut dilakukan usai anggota Satresnarkoba Polres Katingan, Aipda Yudhie Perdana Putra gugur dalam operasi melawan bandar narkotika di kasus tersebut. Kemudian, dua personel lainnya masih hilang pascaoperasi tersebut.
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso memastikan jajarannya akan memberikan dukungan penuh kepada jajaran Polda Kalimantan Tengah dan Polres Katingan dalam penanganan kasus tersebut. Termasuk untuk mencari dua anggota Satresnarkoba Polres Katingan yang saat ini masih hilang.
"Kami akan melakukan backup penuh terhadap jajaran di lapangan, baik dalam proses pencarian anggota yang masih belum ditemukan, pengamanan wilayah, maupun pengungkapan tuntas jaringan narkotika dan pelaku penyerangan terhadap anggota Polri," kata Eko, Jumat (3/7/2026).
Baca juga: Anggota Satresnarkoba Polres Katingan Kalteng Gugur Ditembak saat Gerebek Bandar Narkoba
Eko menjelaskan peristiwa ini terjadi pada Rabu, 1 Juli 2026 malam ketika Satresnarkoba Polres Katingan menindaklanjuti informasi masyarakat mengenai dugaan peredaran sabu di Desa Tumbang Kalemei. Eko mengatakan hasil penyelidikan mengarah kepada seorang target operasi berinisial BIO yang diketahui merupakan residivis kasus narkotika. Selanjutnya sebanyak 12 personel diterjunkan dalam operasi tersebut.
Setibanya di lokasi, tim dibagi menjadi dua kelompok dengan tik pertama melakukan penindakan di rumah target, sedangkan tim kedua bersiaga di lokasi lain sebagai unsur pendukung.
Lihat Juga :