Mahfud MD Raih Penghargaan Kartika Asta Brata Utama IPDN
Rabu, 30 Maret 2022 - 16:20 WIB
loading...
A
A
A
Selain terkait Indonesia Emas, Mahfud juga kembali menegaskan tentang pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat, khususnya untuk seluruh praja IPDN yang merupakan calon aparatur sipil negara Indonesia.
Terkait pertanyaan yang dilontarkan praja soal bagaimana cara menjaga public trust, Mahfud mengatakan modal dasar menjaga public trust adalah moralitas. “Kita harus memiliki nilai-nilai moral, etika, tunduk pada peraturan, transparan, akuntabel, mau berdialog, melayani, nilai-nilai yang bisa mendukung kita bisa dipercaya. Hal ini lah yang nanti dapat menjaga kita memelihara public trust," tegas Mahfud.
Karena di era demokrasi ini, apabila tidak pintar dalam memperbaiki berbagai disorientasi yang terjadi karena pelanggaran hukum, maka akan menghadapi distrust (ketidakpercayaan). "Dan apabila distrust ini dibiarkan berkembang dan semakin massif, maka akan terjadi disobedient (pembangkangan). Ini yang harus kita cermati dan antisipasi,” pesan Mahfud.
Rektor IPDN Hadi Prabowo mengatakan kehadiran Menko Polhukam ini merupakan suatu kebanggaan untuk IPDN. Sebagai salah satu negarawan, kata rektor, Mahfud MD telah berhasil melaksanakan stabilisasi dalam bidang politik, hukum dan keamanan. “Di bawah kepemimpinan Bapak Mahfud, banyak sekali capaian-capaian ataupun peningkatan yang diperoleh Indonesia,” tutur Hadi.
Selain stabil dan kondusifnya situasi politik, hukum dan keamanan Indonesia, imbuh rektor, Mahfud MD juga dinilai berhasil mendorong Indonesia meningkatkan indeks demokrasi dengan nilai 6,71. Nilai ini menunjukan bahwa pelaksanaan demokrasi dan keamanan di Indonesia cukup baik
Selain indeks demokrasi, indikator makro ekonomi yang menyentuh angka 3,69% juga merupakan peningkatan besar bagi Indonesia. “Kita tidak akan mampu meningkatkan perwujudan kesejahteraan masyarakat tanpa adanya pertumbuhan ekonomi.Pertumbuhan ekonomi juga tidak akan bisa diwujudkan tanpa adanya pembangunan. Dan pembangunan tidak akan bisa terwujud apabila tidak ada stabilitas politik, hukum keamanan yang kondusif, stabil dan terkendali,” katanya.
Terkait pertanyaan yang dilontarkan praja soal bagaimana cara menjaga public trust, Mahfud mengatakan modal dasar menjaga public trust adalah moralitas. “Kita harus memiliki nilai-nilai moral, etika, tunduk pada peraturan, transparan, akuntabel, mau berdialog, melayani, nilai-nilai yang bisa mendukung kita bisa dipercaya. Hal ini lah yang nanti dapat menjaga kita memelihara public trust," tegas Mahfud.
Karena di era demokrasi ini, apabila tidak pintar dalam memperbaiki berbagai disorientasi yang terjadi karena pelanggaran hukum, maka akan menghadapi distrust (ketidakpercayaan). "Dan apabila distrust ini dibiarkan berkembang dan semakin massif, maka akan terjadi disobedient (pembangkangan). Ini yang harus kita cermati dan antisipasi,” pesan Mahfud.
Rektor IPDN Hadi Prabowo mengatakan kehadiran Menko Polhukam ini merupakan suatu kebanggaan untuk IPDN. Sebagai salah satu negarawan, kata rektor, Mahfud MD telah berhasil melaksanakan stabilisasi dalam bidang politik, hukum dan keamanan. “Di bawah kepemimpinan Bapak Mahfud, banyak sekali capaian-capaian ataupun peningkatan yang diperoleh Indonesia,” tutur Hadi.
Selain stabil dan kondusifnya situasi politik, hukum dan keamanan Indonesia, imbuh rektor, Mahfud MD juga dinilai berhasil mendorong Indonesia meningkatkan indeks demokrasi dengan nilai 6,71. Nilai ini menunjukan bahwa pelaksanaan demokrasi dan keamanan di Indonesia cukup baik
Selain indeks demokrasi, indikator makro ekonomi yang menyentuh angka 3,69% juga merupakan peningkatan besar bagi Indonesia. “Kita tidak akan mampu meningkatkan perwujudan kesejahteraan masyarakat tanpa adanya pertumbuhan ekonomi.Pertumbuhan ekonomi juga tidak akan bisa diwujudkan tanpa adanya pembangunan. Dan pembangunan tidak akan bisa terwujud apabila tidak ada stabilitas politik, hukum keamanan yang kondusif, stabil dan terkendali,” katanya.
Lihat Juga :