Internasionalisasi Perguruan Tinggi dan Local Wisdom
Rabu, 30 Maret 2022 - 00:18 WIB
loading...
A
A
A
Salah satu upaya meningkatkan mutu pendidikan tinggi dalam negeri adalah dengan melakukan transformasi diri untuk bisa melihat international value tanpa harus melepaskan nilai-nilai lokal. Langkah adopsi terhadap international value tersebut dapat dilakukan melalui kerjasama dengan universitas-universitas terbaik dunia, baik di bidang kurikulum, pengajaran, penelitian, pertukaran dosen, penulisan artikel bersama, maupun pertukaran mahasiswa untuk mempercepat proses belajar dan transfer pengetahuan (transfer knowledge) dari mereka.
Menghadirkan internasionalisasi universitas di Indonesia tersebut sejatinya senada dengan semangat Nawacita dan Visi Indonesia Presiden Jokowi yaitu fokus pada peningkatan SDM. Terlebih kini Indonesia tengah memasuki revolusi industri 4.0, era society 5.0, serta ledakan usia produktif. Internasionalisasi universitas bisa menjadi embrio bangkitnya pendidikan di Indonesia dalam melahirkan SDM yang berdaya saing tinggi, tahan banting, pembelajar, berpikir kritis dengan tetap memiliki nilai kearifan lokal dan berwawasan global.
Kolaborasi dan Kerja Sama adalah Kunci
Kolaborasi dan kerja sama perguruan tinggi dengan mitra nasional dan internasional merupakan sebuah keniscayaan. Kemampuan daya saing para lulusan dalam pengusaan iptek dapat dicapai dengan menjalin kerja sama dengan banyak mitra tersebut.
Kolaborasi dan kerja sama antara perguruan tinggi nasional dengan perguruan tinggi internasional memang tidak semudah yang dibayangkan, mengingat kolaborasi tersebut bisa jadi tidak menguntungkan dari berbagai aspek atau bahkan bisa jadi menguntungkan seperti yang kita harapkan.
Untuk itu, penting bagi perguruan tinggi untuk memiliki standar mutu yang jelas, baik di managemen maupun kurikulum sehingga kita tidak asal “luar negeri” tetapi hanya pada perguruan tinggi dengan standar tertentu. Selain itu, kerja sama dengan masyarakat seperti pemerintahan desa, yang saat ini diharapkan mandiri, termasuk dalam pengelolaan keuangan, masih memerlukan sentuhan dan pendampingan perguruan tinggi. Kita semua berharap, perguruan tinggi tidak lagi menjadi Menara gading, tetapi betul menjadi pencerah (enlightening) bagi masyarakat di sekitarnya, Semoga.
Menghadirkan internasionalisasi universitas di Indonesia tersebut sejatinya senada dengan semangat Nawacita dan Visi Indonesia Presiden Jokowi yaitu fokus pada peningkatan SDM. Terlebih kini Indonesia tengah memasuki revolusi industri 4.0, era society 5.0, serta ledakan usia produktif. Internasionalisasi universitas bisa menjadi embrio bangkitnya pendidikan di Indonesia dalam melahirkan SDM yang berdaya saing tinggi, tahan banting, pembelajar, berpikir kritis dengan tetap memiliki nilai kearifan lokal dan berwawasan global.
Kolaborasi dan Kerja Sama adalah Kunci
Kolaborasi dan kerja sama perguruan tinggi dengan mitra nasional dan internasional merupakan sebuah keniscayaan. Kemampuan daya saing para lulusan dalam pengusaan iptek dapat dicapai dengan menjalin kerja sama dengan banyak mitra tersebut.
Kolaborasi dan kerja sama antara perguruan tinggi nasional dengan perguruan tinggi internasional memang tidak semudah yang dibayangkan, mengingat kolaborasi tersebut bisa jadi tidak menguntungkan dari berbagai aspek atau bahkan bisa jadi menguntungkan seperti yang kita harapkan.
Untuk itu, penting bagi perguruan tinggi untuk memiliki standar mutu yang jelas, baik di managemen maupun kurikulum sehingga kita tidak asal “luar negeri” tetapi hanya pada perguruan tinggi dengan standar tertentu. Selain itu, kerja sama dengan masyarakat seperti pemerintahan desa, yang saat ini diharapkan mandiri, termasuk dalam pengelolaan keuangan, masih memerlukan sentuhan dan pendampingan perguruan tinggi. Kita semua berharap, perguruan tinggi tidak lagi menjadi Menara gading, tetapi betul menjadi pencerah (enlightening) bagi masyarakat di sekitarnya, Semoga.
(ynt)
Lihat Juga :