Mengakhiri Polemik Politisasi Toa

Selasa, 08 Maret 2022 - 06:05 WIB
loading...
A A A
Ikhwal, sekadar informasi bahwa gus Yaqut bukan saja seorang muslim yang taat tetapi beliau adalah seorang tokoh putra ulama panutan bahkan kakek beliau adalah seorang ulama besar yang telah lama menyebarkan panji-panji Islam di Jawa Tengah. Boleh dilacak dokumen sejarah untuk sekadar memastikan bahwa "trah" Gus Yaqut adalah putra Kiai Bisri Mustofa seorang ulama besar yang juga salah satu pendiri Partai Kebangkita Bangsa (PKB). Kakak kandung beliau saat ini menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PB NU), yaitu KH Yahya Cholil Staquf.

Yang lebih menyedihkan lagi ketika beredar video menyerang pribadi Gus Yaqut dengan memanipulasi identitas beliau sebagai seorang tokoh putra ulama besar. Ironisnya, dalam cuplikan tayangan video itu, Gus Yaqut dituduh "muallaf". Fitnah murahan tersebut jelas tak berbanding lurus dengan realitas yang sesungguhnya. Sangat mudah untuk mengetahui identitas dan asal-muasal "trah" dan silsilah Gus Yaqut. Cukup buka internet lalu telusuri dokumen-dokumen asli perihal keabsahan beliau sebagai seorang kiai besar yang kebetulan saat ini mendapatkan amanah menjadi Menteri Agama.

Karena itu, penulis geram melihat video yang penuh dengan fitnah dan kebencian itu. Nampak sekali betapa video itu sengaja dibuat untuk menghacurkan reputasi Gus Yaqut. Penggiringan opini dan narasi negatif yang dilakukan oknum tak bertanggung jawab adalah bagian dari pembunuhan karakter terhadap Gus Yaqut. Karena itu, fitnah murahan tersebut sejatinya tak cukup dimaafkan tetapi jika perlu dibawa ke ranah hukum sehingga menimbulkan efek jera bagi siapa pun tanpa terkecuali.

SE Toa untuk Ciptakan Kehidupan Harmonis
Ketika SE aturan Toa Masjid dan Mushalla dikeluarkan lalu menjadi polemik, banyak pihak yang mempolitisasi. Suara nyaring dan teriakan lantang datang dari pelbagai arus terutama dari kelompok-kelompok radikal yang selama ini kerap memusuhi dan tidak setuju dengan kebijakan Menag. Lebih dari itu, mereka tidak hanya memusuhi kebijakannya tetapi juga memusuhi dan membenci pribadi Gus Yaqut. Puncak dari kebencian itu mereka luapkan dengan melakukan aksi demonstrasi meminta Presiden Jokowi mencopot Gus Yaqut dari jabatan Menteri Agama.

Pada titik inilah, patut dicurigai jangan-jangan teriakan lantang dan desakan mencopot Gus Yaqut dari Menag hanya semata-mata disebabkan kebencian dan "ketidaksukaan" terhadap Menag. Andai saja Gus Yaqut dinyatakan bersalah, apakah cukup alasan mencopot Gus Yaqut dari Menag, dan apakah berbanding lurus hanya karena disebabkan kesalahpahaman dalam menafsirkan statemen yang ditafsirkan sempit lalu didesak mundur dan dipecat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
TNI di Kejaksaan: Antara...
TNI di Kejaksaan: Antara Persepsi Backing, Kepastian Hukum, dan Konsolidasi Negara
Meraih Hak Pemajakan...
Meraih Hak Pemajakan Indonesia melalui Implementasi PPh Digital Asing yang Sederhana
Membaca Arah Baru Fleksibilitas...
Membaca Arah Baru Fleksibilitas Fiskal Indonesia
Indonesia Menggugat:...
Indonesia Menggugat: Perlawanan Dokter Tifa dalam Sidang Kasus Dugaan Ijazah Palsu Joko Widodo
Membaca Penguatan Kelompok...
Membaca Penguatan Kelompok Rentan dalam Revisi UU HAM
NU, Antara Tradisi Pesantren,...
NU, Antara Tradisi Pesantren, Profesionalisme Organisasi, dan Kemandirian Ekonomi
Transformasi Standar...
Transformasi Standar Nasional dan Akreditasi Pendidikan Tinggi: Kebutuhan untuk Wujudkan Merdeka Belajar
Ini Strategi Public...
Ini Strategi Public Relations Jaga Reputasi Perusahaan
Tasawuf dan Ketiadaan
Tasawuf dan Ketiadaan
Rekomendasi
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
Berita Terkini
Prabowo: Pemimpin yang...
Prabowo: Pemimpin yang Anjurkan Bakar-bakar Itu Pemimpin Pengkhianat
PAN dan PDIP Desak Febrie...
PAN dan PDIP Desak Febrie Adriansyah Dihukum Mati, Gerindra Dorong Pengembalian Kerugian Keuangan Negara Secara Maksimal
Prabowo Sebut BUMN Sumber...
Prabowo Sebut BUMN Sumber Korupsi: Kembalikan Kekayaan Rakyat
Prabowo Sindir Tamu...
Prabowo Sindir Tamu Tak Tahu Diri: Katanya Mau Dagang, Lama-lama Ngerampok
DPN IARMI: Kritik Harus...
DPN IARMI: Kritik Harus Objektif, Jangan Giring Opini Menyesatkan
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka, Begini Suasana Terkini di Gedung Kejagung
Infografis
Inilah 5 Fakta Tapera,...
Inilah 5 Fakta Tapera, Program Pemerintah yang Tuai Polemik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved