Heboh Haji Virtual, KH Cholil Nafis Sebut Proyek Wisata Arab Saudi
Rabu, 09 Februari 2022 - 17:11 WIB
loading...
A
A
A
Karena itu, Anwar menilai proyek haji virtual yang hanya melalui penglihatan jelas tidak masuk ke dalam kategori melaksanakan ibadah haji. Bila seseorang menganggapnya sama dengan melaksanakan ibadah haji, dia menyebutnya sebagai sebuah bid'ah dholalah atau sesat.
"Jadi tidak boleh ditolerir karena yang bersangkutan berarti telah mengacak-acak ajaran islam yang ketentuannya telah ditentukan sendiri oleh Allah swt dan rasulnya," ucapnya.
Namun begitu, Anwar mengatakan metaverse dapat digunakan sebatas sebagai pengalaman dan pengetahuan terkait penyelenggaraan ibadah haji. "Ya boleh saja hal demikian ya tentu saja baik. Hal demikian jelas akan menimbulkan kebaikan dan manfaat bagi yang bersangkutan karena dengan itu dia akan tahu banyak tentang hal-hal yang terkait dengan masalah haji," tutur Anwar.
Virtual Black Stone Initiative diperkenalkan pemerintah Arab Saudi pada Desember 2021 lalu. Lewat teknologi, umat Islam yang tidak atau belum bisa melaksanakan ibadah bisa secara virtual melihat batu hitam atau Hajar Aswad di Mekah.
"Jadi tidak boleh ditolerir karena yang bersangkutan berarti telah mengacak-acak ajaran islam yang ketentuannya telah ditentukan sendiri oleh Allah swt dan rasulnya," ucapnya.
Namun begitu, Anwar mengatakan metaverse dapat digunakan sebatas sebagai pengalaman dan pengetahuan terkait penyelenggaraan ibadah haji. "Ya boleh saja hal demikian ya tentu saja baik. Hal demikian jelas akan menimbulkan kebaikan dan manfaat bagi yang bersangkutan karena dengan itu dia akan tahu banyak tentang hal-hal yang terkait dengan masalah haji," tutur Anwar.
Virtual Black Stone Initiative diperkenalkan pemerintah Arab Saudi pada Desember 2021 lalu. Lewat teknologi, umat Islam yang tidak atau belum bisa melaksanakan ibadah bisa secara virtual melihat batu hitam atau Hajar Aswad di Mekah.
(muh)
Lihat Juga :