11 Gunung Api di Indonesia Saat Ini Mengalami Erupsi
Rabu, 09 Februari 2022 - 15:21 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Warning! 4 Gunung Berapi di Indonesia Berstatus Siaga
“Ini kalau kita lihat ada di salah satunya Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, kemudian yang lain ada Gunung Tambora di Nusa Tenggara Barat, Gunung Iliwerung ini di Nusa Tenggara Timur,” katanya.
“Kemudian, ada Gunung Rokatenda di NTT juga Nusa Tenggara Timur Utara Floresya, ada Gunung Ruang di Sulawesi Utara, Gunung Awu di Sulawesi Utara juga, Gunung Gamkonora di Maluku Utara, kemudian Gunung Teon di Maluku, Gunung Gamalama di Ternate Maluku Utara,” tambahnya.
Lebih lanjut dia mengatakan sejarah mencatat bahwa korelasi erupsi gunung api dengan terjadinya tsunami dimana terjadi kejadian yang paling baru adalah erupsi Gunung Anak Krakatau itu pada 2018, yang sebelumnya tercatat kejadian pada tahun 1883. “Kejadian lainnya, ini maksudnya gunung api yang menimbulkan tsunami itu seperti erupsi Gunung Tambora tahun 1815, kemudian Iliwerung Hoba tahun 1973, tahun 1979 dan tahun 1983. Juga Gunung Rokatenda tahun 1928, Gamkonora tahun 1673, dan Gunung Api Ruang pada tahun 1871,” pungkas Eko.
“Ini kalau kita lihat ada di salah satunya Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, kemudian yang lain ada Gunung Tambora di Nusa Tenggara Barat, Gunung Iliwerung ini di Nusa Tenggara Timur,” katanya.
“Kemudian, ada Gunung Rokatenda di NTT juga Nusa Tenggara Timur Utara Floresya, ada Gunung Ruang di Sulawesi Utara, Gunung Awu di Sulawesi Utara juga, Gunung Gamkonora di Maluku Utara, kemudian Gunung Teon di Maluku, Gunung Gamalama di Ternate Maluku Utara,” tambahnya.
Lebih lanjut dia mengatakan sejarah mencatat bahwa korelasi erupsi gunung api dengan terjadinya tsunami dimana terjadi kejadian yang paling baru adalah erupsi Gunung Anak Krakatau itu pada 2018, yang sebelumnya tercatat kejadian pada tahun 1883. “Kejadian lainnya, ini maksudnya gunung api yang menimbulkan tsunami itu seperti erupsi Gunung Tambora tahun 1815, kemudian Iliwerung Hoba tahun 1973, tahun 1979 dan tahun 1983. Juga Gunung Rokatenda tahun 1928, Gamkonora tahun 1673, dan Gunung Api Ruang pada tahun 1871,” pungkas Eko.
(rca)
Lihat Juga :