KSAL Survei Kapal Perang Korsel Hibah untuk TNI AL
Kamis, 03 Februari 2022 - 08:18 WIB
loading...
KSAL Laksamana TNI Yudo Margono menyebut akan melakukan survei terhadap kapal perang kelas Korvet milik Angkatan Laut Korea Selatan yang rencananya akan dihibahkan kepada TNI AL. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono menyebut akan melakukan survei terhadap kapal perang kelas Korvet milik Angkatan Laut Korea Selatan. Rencananya kapal tersebut hendak dihibahkan kepada TNI AL.
Yudo memaparkan, sebelum melaksanakan survei, nantinya Kementerian Pertahanan (Kemhan) terlebih dulu membentuk sebuah tim. "Itu masih rencana tentunya dari rencana itu kan Kemhan akan membentuk tim untuk meninjau ke sana. Bagaimana nanti kondisi teknis kapal itu," ujar Yudo di Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu, 2 Februari 2022.
Yudo menjelaskan, TNI AL juga telah menerima surat dari Kemhan yang akan melibatkan TNI AL dalam survei ke Negeri Gingseng tersebut. Tim yang berangkat nantinya memberikan penilaian apakah kapalnya layak atau tidak.
Baca juga: KSAL Akan Hapus 9 Kapal Angkut Tank Berusia 40 Tahun
"Sudah membuat surat ke kita untuk melibatkan angkatan laut untuk meninjau sebagai tim anggota ke sana. Nanti dari tim ini yang akan menilai kapal ini kira-kira layak enggak untuk kita terima dengan kondisi saat ini," katanya.
Baca juga: Korsel Bakal Hibah 3 Unit Kapal Perang Korvet, Kekuatan TNI AL Kian Mengerikan
Salah satu faktor yang dinilai oleh TNI AL adalah usia kapal. Keputusan, sambung Yudo, akan diambil setelah tim tersebut pulang ke Indonesia untuk melaporkan hasil temuannya.
Yudo memaparkan, sebelum melaksanakan survei, nantinya Kementerian Pertahanan (Kemhan) terlebih dulu membentuk sebuah tim. "Itu masih rencana tentunya dari rencana itu kan Kemhan akan membentuk tim untuk meninjau ke sana. Bagaimana nanti kondisi teknis kapal itu," ujar Yudo di Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu, 2 Februari 2022.
Yudo menjelaskan, TNI AL juga telah menerima surat dari Kemhan yang akan melibatkan TNI AL dalam survei ke Negeri Gingseng tersebut. Tim yang berangkat nantinya memberikan penilaian apakah kapalnya layak atau tidak.
Baca juga: KSAL Akan Hapus 9 Kapal Angkut Tank Berusia 40 Tahun
"Sudah membuat surat ke kita untuk melibatkan angkatan laut untuk meninjau sebagai tim anggota ke sana. Nanti dari tim ini yang akan menilai kapal ini kira-kira layak enggak untuk kita terima dengan kondisi saat ini," katanya.
Baca juga: Korsel Bakal Hibah 3 Unit Kapal Perang Korvet, Kekuatan TNI AL Kian Mengerikan
Salah satu faktor yang dinilai oleh TNI AL adalah usia kapal. Keputusan, sambung Yudo, akan diambil setelah tim tersebut pulang ke Indonesia untuk melaporkan hasil temuannya.
Lihat Juga :