Diprediksi Tak Lolos ke Senayan, PPP Tidak Cemas

Rabu, 02 Februari 2022 - 04:54 WIB
loading...
Diprediksi Tak Lolos...
Ketua DPP PPP Illiza Saaduddin Djamal. Foto/dpr.go.id
A A A
JAKARTA - Hasil survei lembaga Trust Indonesia Research and Consulting yang menyebut elektabilitas Partai Persatuan Pembangunan ( PPP ) hanya 2,9 persen tidak membuat cemas partai berlambang kakbah itu. PPP justru menilai keliru jika diprediksi tidak lolos ambang batas parlemen atau parliamentary threshold , sehingga tidak memiliki perwakilan di parlemen Senayan pada pemilu mendatang.

Ketua DPP PPP Illiza Sa'aduddin Djamal mengatakan bahwa sebuah survei yang dilakukan pada 3-12 Januari 2022 menggambarkan keadaan saat survei itu diadakan. Dia menilai survei itu sama sekali tidak menggambarkan keadaan saat 14 Februari 2024 di hari pencoblosan Pileg 2024.

“Jadi kami tak pernah cemas oleh hasil-hasil survei semacam itu. Sebab, dihitung dari hari ini saat anda mewawancarai saya dengan hari pencoblosan Pileg 2024, masih ada 743 hari untuk bekerja merebut simpati, dukungan, dan pilihan dari para pemilih Pemilu 2024,” kata Illiza Sa'aduddin Djamal kepada SINDOnews, Selasa (1/2/2022).

Baca juga: Survei: Nasdem, PPP, dan PAN Tak Lolos ke Senayan



Menurut dia, penyelenggara survei itu tidak paham bagaimana menggunakan data survei jika menyimpulkan bahwa PPP tidak lolos ambang batas parlemen. “Keliru itu,” imbuhnya.

Dia menjelaskan survei tersebut menggunakan 1.200 responden. Kemudian, margin of errornya, plus-minus 2,8%. “Menurut survei ini, elektabilitas PPP adalah 2,9 persen. Maka, dengan menggunakan angka margin of error itu, pada saat survei diadakan elektabilitas PPP adalah 2,9 - 2,8 = 0,1% sampai dengan 2,9 + 2,8 = 5,7%. Artinya PPP masih berkemungkinan mendapatkan pemilih di atas parliamentary threshold, mengacu pada survei mereka sendiri,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wagub Banten Dimyati:...
Wagub Banten Dimyati: Walaupun Beda Partai, Hati Saya Tetap PPP
Tok! SK PPP Jabar Sah...
Tok! SK PPP Jabar Sah meski Penggugat Hadirkan Taj Yasin sebagai Saksi Kunci
Ajukan Banding, Sengketa...
Ajukan Banding, Sengketa SK DPP PPP Disebut Belum Inkrah
DPP PPP Menangkan 5...
DPP PPP Menangkan 5 Gugatan Sengketa Internal, PN Jakpus Perkuat Legalitas Kepengurusan Partai
Mardiono Optimistis...
Mardiono Optimistis PPP NTB Bangkit dan Tembus Target Pemilu 2029
Sikapi Putusan PN Jakpus,...
Sikapi Putusan PN Jakpus, Kuasa Hukum PPP Maluku Akan Tempuh Kasasi
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, DPC PPP Lebak Bidik Gen Z lewat Strategi Kreatif dan Inklusif
DPW PPP Banten Targetkan...
DPW PPP Banten Targetkan Tambah Kursi Legislatif pada Pemilu 2029
Pengurus PPP Laporkan...
Pengurus PPP Laporkan Toni, Badri, dan Saiful Hakim ke Polda Metro Atas Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan
Rekomendasi
Pegadaian Dorong Green...
Pegadaian Dorong Green Tourism di Yogyakarta lewat Program Becak Kayuh Listrik
SPMB Sekolah Nasional...
SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 Dimulai 21 Juli, Ini Jadwal Seleksi hingga MPLS
Delapan Fraksi Setujui...
Delapan Fraksi Setujui RUU PFII, Indonesia Didorong Jadi Pusat Keuangan Global
Berita Terkini
Mantan Wakapolri Oegroseno...
Mantan Wakapolri Oegroseno Dipanggil soal Dugaan Korupsi Lahan, Kortastipikor: Masih Penyelidikan
Menteri PU Dody Hanggodo...
Menteri PU Dody Hanggodo Respons Isu Kena Reshuffle: Ampun Bos Ampun
TNI Habema Bergerak...
TNI Habema Bergerak Lebih Cepat, Ancaman Kelompok Bersenjata di Intan Jaya Dicegah
Prabowo: Gaji Hakim...
Prabowo: Gaji Hakim Naik Hampir 300%, Lebih Tinggi dari Singapura
Sebelum Ditangkap KPK,...
Sebelum Ditangkap KPK, Bupati Lombok Barat Sempat Nobar Piala Dunia 2026
Perang Berkepanjangan...
Perang Berkepanjangan AS Vs Iran, Indonesia Wajib Perkuat Ketahanan Nasional dan Diplomasi Strategis
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved