Jokowi Sebut NU Tunjukkan Wajah Indonesia Teduh dan Ramah di Mata Dunia
Senin, 31 Januari 2022 - 13:21 WIB
loading...
Presiden Joko Widodo menyebut Nahdlatul Ulama (NU) telah menunjukkan wajah Indonesia, khususnya umat Islam yang teduh dan ramah di mata dunia. FOTO/TANGKAPAN LAYAR YOUTUBE SETPRES
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo menyebut Nahdlatul Ulama (NU) telah menunjukkan wajah Indonesia, khususnya umat Islam yang teduh dan ramah di mata dunia. Menurutnya, NU telah mendorong moderasi beragama, bertoleransi, dan kebangsaan.
"NU dapat mewujudkan wajah Islam menunjukkan wajah Indonesia yang teduh dan ramah di mata dunia dan menunjukan agama dan budaya yang bersanding saling memperkaya satu sama lain," kata Jokowi dalam sambutannya pada acara pengukuhan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Harlah ke-96 NU di Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (31/1/2022).
Atas hal tersebut, negara lain menjadikan Indonesia rujukan negara-negara lainnya karena berhasil menyatukan keberagaman. "Sekali lagi atas nama masyarakat, bangsa, dan negara saya menyampaikan terima kasih kepada Pak Kiai, para Ibu Nyai, dan seluruh keluarga besar NU atas kontribusi selama ini kini dan nanti," kata Jokowi.
Jokowi mengatakan bahwa NU memiliki kekuatan besar, bukan hanya bisa berkontribusi untuk Indonesia tetapi juga dunia. Hal tersebut didukung dengan jumlah warga NU yang sangat besar dengan jaringan organisasi yang sangat lengkap yang tersebar di seluruh pelosok negeri dan luar negeri. "NU merupakan potensi bangsa yang sangat besar," kata Jokowi.
"NU dapat mewujudkan wajah Islam menunjukkan wajah Indonesia yang teduh dan ramah di mata dunia dan menunjukan agama dan budaya yang bersanding saling memperkaya satu sama lain," kata Jokowi dalam sambutannya pada acara pengukuhan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Harlah ke-96 NU di Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (31/1/2022).
Atas hal tersebut, negara lain menjadikan Indonesia rujukan negara-negara lainnya karena berhasil menyatukan keberagaman. "Sekali lagi atas nama masyarakat, bangsa, dan negara saya menyampaikan terima kasih kepada Pak Kiai, para Ibu Nyai, dan seluruh keluarga besar NU atas kontribusi selama ini kini dan nanti," kata Jokowi.
Jokowi mengatakan bahwa NU memiliki kekuatan besar, bukan hanya bisa berkontribusi untuk Indonesia tetapi juga dunia. Hal tersebut didukung dengan jumlah warga NU yang sangat besar dengan jaringan organisasi yang sangat lengkap yang tersebar di seluruh pelosok negeri dan luar negeri. "NU merupakan potensi bangsa yang sangat besar," kata Jokowi.
Lihat Juga :