Lembaga Dakwah PBNU Ingatkan Dakwah Itu Mengajak, Bukan Mengejek!
Kamis, 05 Desember 2024 - 07:04 WIB
loading...
Sekretaris Lembaga Dakwah PBNU KH Nurul Badruttamam mengingatkan pentingnya sikap arif dan bijaksana dalam berdakwah, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Foto/Dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengingatkan pentingnya sikap arif dan bijaksana dalam berdakwah, baik secara langsung maupun melalui media sosial.
Sebagai da'i atau da’iyah, setiap ucapan yang disampaikan harus mengedepankan prinsip kesantunan dan etika, terutama dalam konteks publikasi di media sosial yang dapat dijangkau oleh banyak orang.
Baca juga: Viral Gus Miftah Olok-olok Pedagang Es, Prabowo: Mereka Mulia, Mereka Jujur
"Da'i dan da'iyah harus memahami betul batasan-batasan dalam berbicara di depan umum dan saat memposting konten di media sosial. Pesan yang disampaikan harus tidak menyinggung perasaan orang lain dan tetap menjaga kerukunan serta kedamaian," ujar Sekretaris Lembaga Dakwah PBNU KH Nurul Badruttamam di Jakarta, Kamis (5/12/2024).
Dia juga mengingatkan bahwa ceramah, baik yang disampaikan langsung maupun melalui platform media sosial, harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian.
Dalam menyampaikan materi dakwah, penting untuk tidak terjebak dalam reaksi spontan yang dapat merugikan citra diri atau lembaga. Namun harus fokus kepada materi yang telah disiapkan sebelumnya dan hindari pengaruh emosi atau masalah pribadi.
Sebagai da'i atau da’iyah, setiap ucapan yang disampaikan harus mengedepankan prinsip kesantunan dan etika, terutama dalam konteks publikasi di media sosial yang dapat dijangkau oleh banyak orang.
Baca juga: Viral Gus Miftah Olok-olok Pedagang Es, Prabowo: Mereka Mulia, Mereka Jujur
"Da'i dan da'iyah harus memahami betul batasan-batasan dalam berbicara di depan umum dan saat memposting konten di media sosial. Pesan yang disampaikan harus tidak menyinggung perasaan orang lain dan tetap menjaga kerukunan serta kedamaian," ujar Sekretaris Lembaga Dakwah PBNU KH Nurul Badruttamam di Jakarta, Kamis (5/12/2024).
Dia juga mengingatkan bahwa ceramah, baik yang disampaikan langsung maupun melalui platform media sosial, harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian.
Dalam menyampaikan materi dakwah, penting untuk tidak terjebak dalam reaksi spontan yang dapat merugikan citra diri atau lembaga. Namun harus fokus kepada materi yang telah disiapkan sebelumnya dan hindari pengaruh emosi atau masalah pribadi.
Lihat Juga :