Jadi Perbincangan Publik, Ini 6 Fakta Unik tentang Bahasa Sunda
Jum'at, 21 Januari 2022 - 15:43 WIB
loading...
A
A
A
5. Bahasa Sunda juga memiliki tingkatan atau hierarki dari kasar, loma/lancaran sampai halus. Secara umum penutur bahasa loma mendominasi wilayah desa-desa di pegunungan Banten. Sementara bagi masyarakat perkotaan dan sebagian pesisir terbiasa menggunakan bahasa halus.
6. Bahasa Sunda di wilayah Jawa Barat terbagi ke dalam dua dialek, yaitu (1) dialek [h] dan (2) dialek non-[h]. Dialek [h] dituturkan hampir di seluruh wilayah Jawa Barat (kecuali wilayah pesisir utara), antara lain Majalengka, Bogor, Tasikmalaya, Kuningan, Bekasi, Garut, Ciamis, Sukabumi, Subang, Purwakarta, Sumedang, Cianjur, Karawang, Bandung, Bandung Barat, dan Cirebon.
Dialek ini merupakan dialek standar karena di samping digunakan di pusat kekuasaan (ibukota provinsi), sebaran geografisnya luas, jumlah penuturnya lebih besar, juga digunakan dalam media massa cetak dan elektronik.
Dialek ini terdapat realisasi bunyi [h] di segala posisi sebagaimana bahasa Sunda baku pada umumnya. Berbeda halnya dengan dialek non-[h] yang dituturkan oleh masyarakat di Desa Pareangirang,Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, dialek ini tidak merealisasikan bunyi [h] di segala posisi.
(muh)
Lihat Juga :