Protes Pernyataan KPK, Hakim Itong Isnaeni Hidayat: Ini Omong Kosong
Jum'at, 21 Januari 2022 - 01:37 WIB
loading...
A
A
A
Itong pun langsung kembali diperintahkan untuk menghadap tembok oleh dua penyidik KPK. Baca juga: Jadi Tersangka, Hakim PN Surabaya Itong Isnaeni Hidayat Langsung Ditahan
Sekadar diketahui, KPK menetapkan tiga orang dalam kasus dugaan suap perkara di Pengadilan Negeri Surabaya, Jawa Timur. Ketiga tersangka itu yakni Itong Isnaini Hidayat, Hakim pada Pengadilan Negeri Surabaya, Hamdan Panitera Pengganti pada Pengadilan Negeri Surabaya, dan Hendro Kasiono Pengacara dan Kuasa dari PT SGP (Soyu Giri Primedika).
Itong merupakan hakim tunggal yang bakal menyidangkan salah satu perkara permohonan terkait pembubaran PT SGP. Adapun, yang menjadi pengacara dan mewakili PT SGP adalah Hendro Kasiono. Hendro dan PT SGP diduga kongkalikong jahat untuk memenangkan perkara tersebut. Bahkan, uang sebesar Rp1,3 miliar disiapkan untuk memuluskan perkara ini.
Adapun sebagai pemberi, HK disangkakan melanggar Pasal 6 ayat (1) huruf a atau Pasal 13 Undang- Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.
Sementara sebagai penerima, HD dan IIH disangkakan melanggar Pasal 12 huruf c atau Pasal 11 Undang- Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.
Sekadar diketahui, KPK menetapkan tiga orang dalam kasus dugaan suap perkara di Pengadilan Negeri Surabaya, Jawa Timur. Ketiga tersangka itu yakni Itong Isnaini Hidayat, Hakim pada Pengadilan Negeri Surabaya, Hamdan Panitera Pengganti pada Pengadilan Negeri Surabaya, dan Hendro Kasiono Pengacara dan Kuasa dari PT SGP (Soyu Giri Primedika).
Itong merupakan hakim tunggal yang bakal menyidangkan salah satu perkara permohonan terkait pembubaran PT SGP. Adapun, yang menjadi pengacara dan mewakili PT SGP adalah Hendro Kasiono. Hendro dan PT SGP diduga kongkalikong jahat untuk memenangkan perkara tersebut. Bahkan, uang sebesar Rp1,3 miliar disiapkan untuk memuluskan perkara ini.
Adapun sebagai pemberi, HK disangkakan melanggar Pasal 6 ayat (1) huruf a atau Pasal 13 Undang- Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.
Sementara sebagai penerima, HD dan IIH disangkakan melanggar Pasal 12 huruf c atau Pasal 11 Undang- Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.
(mhd)
Lihat Juga :