Puncak Omicron Diprediksi Februari, IDI Instruksikan Tenaga Kesehatan Siaga
Sabtu, 15 Januari 2022 - 19:17 WIB
loading...
Ketua PB IDI Daeng M Faqih menyatakan telah memberi instruksi kepada seluruh tenaga kesehatan untuk siap menghadapi puncak Covid-19 varian Omicron. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng M Faqih menyatakan telah memberi instruksi kepada seluruh tenaga kesehatan untuk siap menghadapi puncak Covid-19 varian Omicron. Sebab, diperkirakan kasus mutasi virus itu akan mencapai puncaknya pada Februari mendatang.
"Kami telah mengingatkan kawan-kawan di daerah untuk bersiap-siap," kata Daeng dalam diskusi di MNC Trijaya, Sabtu (15/1/2022).
Tak hanya itu, Daeng juga meminta para tenaga medis yang bertugas untuk tetap patuh terhadap protokol kesehatan dan mengedepankan kehati-hatian. Dirinya berharap tak ada lagi tenaga kesehatan yang gugur dalam kala menghadapi Covid-19. "Kawan-kawan di daerah untuk menghadapi ini dengan sangat hati-hati karena kita tidak mau kita sudah berjibaku membantu dan kemudian kita terpapar sakit dan banyak yang gugur," jelasnya.
Baca juga: Kasus Omicron Meningkat, PB IDI Minta Pemerintah Tingkatkan Level PPKM
Daeng mengusulkan agar pemerintah mulai ambil ancang-ancang untuk meningkatkan level dari PPKM. Pasalnya, kasus Covid-19 varian Omicron menyebar dengan cepat karena tingginya mobilitas masyarakat. "Peningkatan level PPKM itu harus mulai direncanakan pemerintah guna membatasi mobilitas. Kalau tidak, meskipun ini ringan tetap saja kecepatan penularan itu tinggi," ucap Daeng.
"Kami telah mengingatkan kawan-kawan di daerah untuk bersiap-siap," kata Daeng dalam diskusi di MNC Trijaya, Sabtu (15/1/2022).
Tak hanya itu, Daeng juga meminta para tenaga medis yang bertugas untuk tetap patuh terhadap protokol kesehatan dan mengedepankan kehati-hatian. Dirinya berharap tak ada lagi tenaga kesehatan yang gugur dalam kala menghadapi Covid-19. "Kawan-kawan di daerah untuk menghadapi ini dengan sangat hati-hati karena kita tidak mau kita sudah berjibaku membantu dan kemudian kita terpapar sakit dan banyak yang gugur," jelasnya.
Baca juga: Kasus Omicron Meningkat, PB IDI Minta Pemerintah Tingkatkan Level PPKM
Daeng mengusulkan agar pemerintah mulai ambil ancang-ancang untuk meningkatkan level dari PPKM. Pasalnya, kasus Covid-19 varian Omicron menyebar dengan cepat karena tingginya mobilitas masyarakat. "Peningkatan level PPKM itu harus mulai direncanakan pemerintah guna membatasi mobilitas. Kalau tidak, meskipun ini ringan tetap saja kecepatan penularan itu tinggi," ucap Daeng.
Lihat Juga :