Ganjar Turun Gunung, Ngantor di Balai Desa Gunungsari Kebumen
Rabu, 12 Januari 2022 - 10:44 WIB
loading...
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat kunjungan kerja daerah di Kebumen.
A
A
A
KEBUMEN - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengikuti rapat yang dipimpin langsung oleh Menko Kemaritiman dan Investasi secara virtual, Selasa (11/1) malam. Meski susah sinyal karena berada di desa pegunungan tepatnya Desa Gunungsari, Karanggayam, Kebumen, Ganjar tetap mengikuti rapat dengan peralatan seadanya.
Ganjar memang sedang dalam rangkaian kegiatan kunjungan kerja daerah di Kebumen. Sekira pukul 19.30 wib, Ganjar berangkat dari rumah warga ke Balai Desa Gunungsari. Rapat dilakukannya di sana, karena di rumah warga tempatnya tidur sinyal tak mendukung.
Rapat membahas kesiapan daerah dalam menghadapi munculnya virus corona varian Omicron yang sedang merebak. Sejumlah daerah menyampaikan kesiapannya kepada Menko Marves Luhut B Pandjaitan.
“Kita semua diminta untuk waspada terkait dengan omicron dan tadi di data satu persatu bupati seluruh jawa yang merepresentasikan beberapa wilayah Jateng, Jatim, Jabar untuk siaga termasuk DKI tentu saja,” kata Ganjar usai rapat.
Ganjar mengatakan, Jawa Tengah tetap siaga meski pintu keluar masuk orang ke Pulau Jawa melalui Jawa Timur dan DKI Jakarta. Ganjar menegaskan upaya sosialisasi tak boleh kendor.
Ganjar memang sedang dalam rangkaian kegiatan kunjungan kerja daerah di Kebumen. Sekira pukul 19.30 wib, Ganjar berangkat dari rumah warga ke Balai Desa Gunungsari. Rapat dilakukannya di sana, karena di rumah warga tempatnya tidur sinyal tak mendukung.
Rapat membahas kesiapan daerah dalam menghadapi munculnya virus corona varian Omicron yang sedang merebak. Sejumlah daerah menyampaikan kesiapannya kepada Menko Marves Luhut B Pandjaitan.
“Kita semua diminta untuk waspada terkait dengan omicron dan tadi di data satu persatu bupati seluruh jawa yang merepresentasikan beberapa wilayah Jateng, Jatim, Jabar untuk siaga termasuk DKI tentu saja,” kata Ganjar usai rapat.
Ganjar mengatakan, Jawa Tengah tetap siaga meski pintu keluar masuk orang ke Pulau Jawa melalui Jawa Timur dan DKI Jakarta. Ganjar menegaskan upaya sosialisasi tak boleh kendor.
Lihat Juga :