Reisa Broto Asmoro, Magnet Baru dalam Penanganan Pandemi COVID-19
Rabu, 10 Juni 2020 - 10:09 WIB
loading...
A
A
A
Perempuan yang mempunyai nama lahir Reisa Kartikasari itu pernah bekerja di Rumah Sakit Polri Raden Said Soekanto di Kramat Jati, Jakarta Timur. Dia ikut terlibat identifikasi jenazah dari pesawat Sukhoi yang jatuh di Gunung Salak, Bogor.
Dalam konferensi pers daring di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Reisa menyampaikan hal-hal yang bersifat mengedukasi masyarakat dalam menghadapi kenormalan baru. Masyarakat diminta mematuhi protokol kesehatan agar tidak tertular COVID-19.
Misalnya, Reisa menuturkan penggunaan masker itu disarankan maksimal 4 jam dan garu ganti dengan yang baru. Masker wajib diganti apabila sudah basah atau lembab. (Baca juga: Perludem Anggap Presidential Threshold Tak Relevan dengan Pemilu Serentak)
“Masyarakat disarankan untuk membawa beberapa buah masker ketika harus pergi ke luar rumah,” pungkasnya.
Dalam konferensi pers daring di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Reisa menyampaikan hal-hal yang bersifat mengedukasi masyarakat dalam menghadapi kenormalan baru. Masyarakat diminta mematuhi protokol kesehatan agar tidak tertular COVID-19.
Misalnya, Reisa menuturkan penggunaan masker itu disarankan maksimal 4 jam dan garu ganti dengan yang baru. Masker wajib diganti apabila sudah basah atau lembab. (Baca juga: Perludem Anggap Presidential Threshold Tak Relevan dengan Pemilu Serentak)
“Masyarakat disarankan untuk membawa beberapa buah masker ketika harus pergi ke luar rumah,” pungkasnya.
(kri)
Lihat Juga :