Mengawal Dana PEN 2022

Senin, 03 Januari 2022 - 07:02 WIB
loading...
Mengawal Dana PEN 2022
Tahun 2022 akan menjadi titik balik pertumbuhan ekonomi di masa pandemi. FOTO/TAHYUDIN
A A A
Tahun 2022 bisa jadi merupakan ajang pertaruhan dan titik balik pemulihan ekonomi di masa pandemi yang masih belum diketahui kapan akan berakhir. Indikator semakin baiknya geliat ekonomi di Tanah Air, setidaknya sudah terlihat sejak kuartal II/2021 di mana pertumbuhan ekonomi tercatat positif di angka 7,07%. Tren positif ini berlanjut pada kuartal III/2021 dengan angka pertumbuhan 3,51%.

Sejumlah lembaga memperkirakan, tiga bulan terakhir 2021, angka pertumbuhan ekonomi nasional juga diprediksi tetap positif. Bank Indonesia (BI) misalnya, memperkirakan angka pertumbuhan ekonomi di kuartal terakhir tahun 2021 bisa di atas 4,5%. BI juga memprediksi, jika diakumulasikan, pertumbuhan sepanjang tahun lalu bisa di kisaran 3,2-4,4%. Adapun Bank Dunia (World Bank) memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tahun ini diperkirakan di kisaran 3,7%, turun dibanding proyeksi sebelumnya 4,4%.

Melihat beberapa proyeksi di atas, setidaknya ada harapan ekonomi akan tetap tumbuh, kendati masih di bawah target yang ditetapkan pemerintah pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021 sebesar 5%. Sedangkan untuk tahun ini, berdasarkan UU APBN 2022, pertumbuhan ekonomi dalam negeri dipatok di level 5,2%.

Dengan target pertumbuhan ekonomi yang dipatok di atas 5% tersebut, tentu bukan pekerjaan mudah untuk mewujudkannya. Sejumlah tantangan terlihat di depan mata. Yang paling kentara adalah masih belum pulihnya dampak pandemi di sektor usaha dan lemahnya daya beli masyarakat yang terlihat dari rendahnya angka inflasi. Ini diperkirakan akan berpengaruh hingga tahun ini, terlebih dengan kemunculan varian Omicron, yang setiap harinya selalu ada penambahan kasus.

Pada awal tahun baru 2022, berdasarkan data Kementerian Kesehatan, varian terbaru Covid-19 yang berasal dari luar negeri ini tercatat sebanyak 136 orang. Angka tersebut berasal dari penambahan 68 kasus baru di penghujung 2021 dan terjadi pada pelaku perjalanan luar negeri.

Kondisi ini tentu saja membutuhkan perhatian para pemangku kepentingan mengingat dampak varian baru Covid-19, tidak bisa dikesampingkan. Apalagi, tingkat vaksinasi nasional sampai saat ini baru mencapai 54% dari target 208 juta sasaran vaksinasi.

Terkait penanganan Covid-19, pemerintah masih memberikan perhatian cukup besar. Ini bisa dilihat dari APBN 2022 di mana porsi pendanaan untuk program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) mencapai Rp414,1 triliun. Angka itu jika dibandingkan pada tahun sebelumnya yang mencapai Rp744,7 triliun memang kalah besar. Akan tetapi, dana tersebut diyakini akan cukup efektif dalam upaya menangani dampak pendemi terutama di sektor kesehatan, perlindungan sosial bagi masyarakat, dan pemulihan ekonomi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fenomena Korupsi di...
Fenomena Korupsi di Era Pemerintahan Prabowo Subianto
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
MUI: Presiden Kurban...
MUI: Presiden Kurban Pakai APBN Tak Masalah secara Syariat demi Kepentingan Masyarakat
Gerindra Sebut Bantuan...
Gerindra Sebut Bantuan 1.098 Sapi Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah, Pernah Dilakukan pada Era Jokowi
Komisi VII DPR Usul...
Komisi VII DPR Usul 1.000 Bioskop Desa dari APBN 2027
APBN 2027 Bisa Jadi...
APBN 2027 Bisa Jadi Alat Perjuangan Bangsa
Seret, Penerimaan Pajak...
Seret, Penerimaan Pajak hingga Akhir Juni 2026 Belum Menyentuh Separuh Target APBN
Purbaya soal Anggaran...
Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
Purbaya Buka Peluang...
Purbaya Buka Peluang Kerek Dana Transfer ke Daerah di 2027 hingga Rp90 Triliun
Rekomendasi
Layanan Super Cepat,...
Layanan Super Cepat, TASPEN Rampungkan 99,97% Klaim dan Targetkan Selesai H+1
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
IHSG Sesi Siang Merayap...
IHSG Sesi Siang Merayap Naik 0,21 Persen, Transaksi Cetak Rp6,7 Triliun
Berita Terkini
Dokter Tifa Sebut Dakwaan...
Dokter Tifa Sebut Dakwaan JPU Lemah: Sidang Tidak Bisa Lagi Dilanjutkan
Badko HMI Dukung Polri...
Badko HMI Dukung Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi Batu Bara
Sidang Eksepsi, Dokter...
Sidang Eksepsi, Dokter Tifa Minta Hakim Nyatakan Dakwaan JPU Tak Dapat Diterima
Polri Usut 3 Kasus Besar...
Polri Usut 3 Kasus Besar Korupsi, Pakar: Siapa pun yang Menghalangi Harus Ditindak
Kasus Mafia Hukum dalam...
Kasus Mafia Hukum dalam Pemberantasan Korupsi
Sidang Eksepsi Dokter...
Sidang Eksepsi Dokter Tifa: Kami Tak Pernah Minta Jokowi Dihukum, Hanya Minta Ijazah Dibuktikan
Infografis
36,6% Dana Proyek Strategis...
36,6% Dana Proyek Strategis Nasional Masuk Rekening ASN dan Politisi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved