Pegiat Pemilu Ungkap 4 Masalah dalam Wawancara Seleksi KPU-Bawaslu
Minggu, 02 Januari 2022 - 14:54 WIB
loading...
Koalisi pegiat pemilu mengungkapkan permasalahan dalam tahapan wawancara yang dilakukan tim seleksi KPU dan Bawaslu. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Koalisi pegiat pemilu mengungkapkan permasalahan dalam tahapan wawancara yang dilakukan tim seleksi KPU dan Bawaslu . Tahapan dan proses wawancara selesai pada 30 Desember 2021.
Sedangkan koalisi pegiat pemilu ini terdiri dari Perludem, Netgrit, PUSaKO, dan Kode Inisiatif. Peneliti Kode Inisiatif Muhammad Ihsan Maulana mengatakan, terdapat beberapa hal yang patut diapresiasi atas kinerja tim seleksi dalam proses wawancara itu.
Misalnya, keterbukaan proses wawancara karena disiarkan secara langsung melalui YouTube tim seleksi, sehingga dapat disaksikan masyarakat luas. Kemudian, beberapa pertanyaan yang disampaikan tim seleksi kepada calon merupakan bagian tidak terpisah dari laporan atau aduan masyarakat terhadap rekam jejak para calon.
Baca juga: Bakal Calon Anggota KPU-Bawaslu Tes Kesehatan di RSPAD
Tetapi, pihaknya melihat ada sejumlah catatan terhadap proses tersebut. "Koalisi memberikan catatan penting terhadap timsel untuk dapat menjadi masukan dalam menghasilkan penyelenggara pemilu yang independen dan berintegritas," kata Ihsan kepada wartawan, Minggu (2/1/2022).
Sedangkan koalisi pegiat pemilu ini terdiri dari Perludem, Netgrit, PUSaKO, dan Kode Inisiatif. Peneliti Kode Inisiatif Muhammad Ihsan Maulana mengatakan, terdapat beberapa hal yang patut diapresiasi atas kinerja tim seleksi dalam proses wawancara itu.
Misalnya, keterbukaan proses wawancara karena disiarkan secara langsung melalui YouTube tim seleksi, sehingga dapat disaksikan masyarakat luas. Kemudian, beberapa pertanyaan yang disampaikan tim seleksi kepada calon merupakan bagian tidak terpisah dari laporan atau aduan masyarakat terhadap rekam jejak para calon.
Baca juga: Bakal Calon Anggota KPU-Bawaslu Tes Kesehatan di RSPAD
Tetapi, pihaknya melihat ada sejumlah catatan terhadap proses tersebut. "Koalisi memberikan catatan penting terhadap timsel untuk dapat menjadi masukan dalam menghasilkan penyelenggara pemilu yang independen dan berintegritas," kata Ihsan kepada wartawan, Minggu (2/1/2022).
Lihat Juga :