Luhut: WNA UK, Norwegia, dan Denmark Dilarang Masuk Indonesia

Senin, 20 Desember 2021 - 17:05 WIB
loading...
Luhut: WNA UK, Norwegia,...
Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menyebut, ada tiga negara tambahan yang dilarang masuk ke Indonesia. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah membuat kebijakan baru terkait pelarangan Warga Negara Asing (WNA) yang diperbolehkan masuk ke Indonesia. Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menyebut tiga negara tambahan yang dilarang masuk ke Indonesia.

Selain menambah, pemerintah juga menghapus Hong Kong dari daftar yang dilarang masuk sehingga pendatang dari Hong Kong sudah boleh masuk ke Tanah Air. Sebelumnya terdapat 11 negara yang dilarang masuk ke Indonesia yakni Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Zimbabwe, Lesotho, Mozambik, Eswatini, Malawi, Angola, Zambia, dan Hong Kong.

Baca juga: Pemerintah Larang WNA 11 Negara Masuk Indonesia, WNI Wajib 14 Hari Karantina

“Mengikuti perkembangan yang terjadi pemerintah akan menambah UK, Norwegia dan Denmark. Dan menghapus Hong Kong dalam daftar tersebut,” katanya, Senin (20/12/2021).

Baca juga: Tangani Karantina, DPR Minta Pemerintah Perbanyak Satgas Covid-19

Luhut mengatakan, penambahan ini karena mengikuti perkembangan kasus Omicron di tiga negara tersebut. “Untuk mempertimbangan penyebaran kasus Omicron di tiga negara. Ini terus kita monitor. Kalau banyak negara lain yang menyebar makin parah ya kita akan menyesuaikan,” tuturnya.

Luhut mengatakan saat ini Omicron sudah masuk ke puluhan negara. Menurutnya Indonesia sudah cukup baik melakukan antisipasi terhadap varian tersebut. “Makin banyak negara yang makin masuk. Sudah 90 negara termasuk Indonesia. Dan respons kita sampai hari ini masih cukup bagus,” ucapnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Prabowo Subianto Kunjungi...
Prabowo Subianto Kunjungi Luhut Binsar Pandjaitan di Hari Natal
Said Didu Singgung Luhut...
Said Didu Singgung Luhut soal Proyek Whoosh Bermasalah Sejak Awal: Dia Tahu Busuk Kenapa Tidak Dihentikan
Purbaya Tak Saling Sapa...
Purbaya Tak Saling Sapa dengan Luhut di Sidang Kabinet: Kan Jauh Berapa Kursi
Pertemuan Prabowo dan...
Pertemuan Prabowo dan Jokowi, Luhut: Bagus Kalau Presiden Ketemu Mantan Presiden
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Rekomendasi
Perjuangan Mahasiswa...
Perjuangan Mahasiswa Tembus Bundaran HI: Diblokade di Semanggi, Saling Dorong dengan Aparat di Tosari
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Berita Terkini
Stafsus Menag: Kunjungan...
Stafsus Menag: Kunjungan Presiden Jerman ke Istiqlal Perkuat Diplomasi Agama RI-Jerman
KPK Rincikan Penyitaan...
KPK Rincikan Penyitaan Uang dari Geledah Rumah Silmy Karim
GP Ansor Rombak Kepengurusan,...
GP Ansor Rombak Kepengurusan, Sejumlah Tokoh Muda NU Masuk Struktur
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Akvindo: Tembakau Alternatif...
Akvindo: Tembakau Alternatif Kurangi Paparan Asap Rokok
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved