Dapur Mulai Tak Ngebul, Mayoritas Warga Setuju Relaksasi PSBB

Selasa, 09 Juni 2020 - 07:22 WIB
loading...
A A A
Survei ini diambil dari 1.200 responden melalui telepon. Adapun responden dipilih secara acak dari kumpulan sampel acak survei tatap muka langsung yang dilakukan Indikator Politik Indonesia pada rentang Maret 2018 hingga Maret 2020. Survei dilakukan menggunakan metode simple random sampling dengan margin of error sekitar ±2,9% pada tingkat kepercayaan 95% dari seluruh provinsi dan survei dilakukan pada 16-18 Mei 2020.

Di lain pihak, Juru Bicara (Jubir) Presiden Fadjroel Rachman mengatakan bahwa Covid-19 mengancam kesehatan dan memukul daya tahan ekonomi secara global. Pada kondisi saat ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan kepemimpinannya yang membangun sistem responsif. “Sistem responsif yang mampu menciptakan keamanan secara komprehensif baik kesehatan maupun perekonomian rakyat, serta keberlanjutan hidup bangsa,” katanya kepada media, Senin (8/6/2020).

Fadjroel menjelaskan bahwa hal tersebut tampak dalam pembentukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Di mana pengorganisasian Gugas Covid-19 melibatkan BNPB, seluruh kementerian/lembaga, Polri, TNI dan pemerintahan daerah. “Survei Indikator memperlihatkan bahwa 63,7% masyarakat puas terhadap kinerja Gugas Covid-19. Hal ini menunjukkan bahwa sistem responsif pandemi yang dibangun Presiden Joko Widodo benar-benar bekerja dalam menciptakan keamanan dalam dimensi kesehatan, sosial dan ekonomi,” ungkapnya. (Baca juga: Ojol Kembali Beroperasi, Driver: Orderan Penumpang Masih Sepi)

Dia juga mengatakan kepemimpinan Jokowi juga terlihat dari bagaimana mengorganisasi lembaga-lembaga negara termasuk Polri dan TNI. Hal ini terlihat dari tingkat kepercayaan mayoritas masyarakat. “Sebesar 85,7 % responden merasa yakin bahwa polisi dapat menjaga keamanan selama masa pandemi, 88,9% responden merasa yakin TNI dapat menjaga keamanan selama masa pandemi,” ujarnya.

Lebih lanjut Fadjroel juga melihat bahwa mayoritas masyarakat percaya kepada pemerintah pusat. Hal ini karena orkestrasi yang dilakukan Presiden terhadap lembaga pemerintahan dalam menjalankan sistem responsif. “Ini bisa dirasakan oleh masyarakat. Hal ini terlihat dari survei Indikator yang menunjukkan 47,6% cukup puas dan 8,8% sangat puas terhadap pemerintah pusat atau rata-rata mencapai 56,4%,” katanya. (Dita Angga/SINDOnews)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PPKM Level 1, Pemerintah...
PPKM Level 1, Pemerintah Uji Coba New Normal di Kota Blitar
Cuma Ganti Istilah,...
Cuma Ganti Istilah, Rizal Ramli: Lockdown Solusi Sesuai Konstitusi Atasi Pandemi Covid
Tangani Covid-19, Legislator...
Tangani Covid-19, Legislator Demokrat Minta Pemerintah Terapkan PSBB
Didesak Berlakukan PSBB...
Didesak Berlakukan PSBB atau Lockdown, Pemerintah Tetap Pilih PPKM Mikro
Covid-19 Melonjak, Pimpinan...
Covid-19 Melonjak, Pimpinan Komisi IX DPR Minta Anies Tarik 'Rem Darurat'
Pemerintah Diminta Terapkan...
Pemerintah Diminta Terapkan PSBB untuk Zona Merah dan Oranye
Perajin Batik New Normal...
Perajin Batik New Normal Bogor Dibekali Pengolahan Limbah
Tim Unpak Gelar Sosialisasi...
Tim Unpak Gelar Sosialisasi Batik New Bogor melalui Game Edukasi
3 Perlengkapan Wajib...
3 Perlengkapan Wajib Driver Ojol, Nomor 2 Penting di Era New Normal
Rekomendasi
Eksplorasi Menyeluruh...
Eksplorasi Menyeluruh Thailand: Keseruan Berwisata di Bangkok dan Pattaya
Wali Kota Tangsel Paparkan...
Wali Kota Tangsel Paparkan Penanganan Kekeringan, Kebakaran, hingga PSEL
Perkuat Desa Bugisan...
Perkuat Desa Bugisan Klaten, Pendapatan UMKM di Wisata Candi Plaosan Meningkat
Berita Terkini
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Kasus Korupsi MBG, Kejagung...
Kasus Korupsi MBG, Kejagung Buka Kemungkinan Periksa Nanik S Deyang
Penipuan Kursus Bahasa...
Penipuan Kursus Bahasa Arab dengan Bonus Umrah Dilaporkan ke Bareskrim, Korban Rugi Ratusan Juta
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved