Bersatu Padu Membangun Budaya Antikorupsi demi Memajukan HAM
Jum'at, 10 Desember 2021 - 16:47 WIB
loading...
A
A
A
Korupsi sangat bertentangan dengan seluruh nilai-nilai HAM, nilai-nilai dasar yang sejatinya melekat pada diri setiap manusia. Bahaya laten jahat korupsi memiliki dampak destruktif mematikan yang tentunya dapat menimbulkan krisis multidimensi, seperti krisis kepercayaan, ekonomi, hukum serta keadilan, dan yang pasti akan melanggar HAM.
Jika dibiarkan atau tidak cepat di atasi, krisis multidimensi akibat korupsi lambat laun akan menggerogoti nilai-nilai HAM. Akibatnya tatanan kehidupan khususnya tujuan berbangsa dan bernegara yang kita cita-citakan serta impikan bersama akan gagal.
Apalagi, hasil riset dan data empiris menunjukkan bahwasanya kejahatan kemanusiaan ini selalu mengalami perubahan pola atau modus dalam setiap praktiknya. Para koruptor mampu menciptakan terobosan baru dengan ide-ide segar inovatif yang sering kali mereka citrakan sebagai "kearifan lokal", untuk mengaburkan pandangan tindak pidana yang jelas bertentangan dengan nilai-nilai HAM.
Jika HAM ingin benar-benar ditegakkan, tidak ada jalan lain, kita harus bersatu padu membangun budaya antikorupsi. Menanamkan nilai-nilai antikorupsi agar dapat merubah mind set (pola pikir) dan culture set (budaya), untuk mendelegitimasi perilaku koruptif yang sebelumnya dianggap hal biasa bahkan menjadi budaya di negeri ini.
Budaya antikorupsi tentunya akan membuka mati hati setiap elemen dan eksponen bangsa di negeri ini agar dapat melihat jernih laten korupsi sebagai pengaruh jahat, jalan sesat dan perbuatan maksiat yang hanya menyuguhkan kenikmatan sesaat. Di mana dosanya harus ditanggung dunia akhirat.
Wajib bagi kita untuk senantiasa mematrikan nilai-nilai HAM dengan semangat antikorupsi dalam diri setiap individu di negeri ini. Tujuannya agar mampu memandang lebih jauh bahwa korupsi adalah perbuatan terhina dan aib nan tercela. Bukan budaya apalagi kultur warisan leluhur bangsa.
Indonesia memiliki posisi penting sebagai role model kampanye antikorupsi dan penegakan HAM bagi masyarakat dunia. Mengingat negara besar kita yang terdiri dari 17.504 pulau, 1.331 etnis suku bangsa dengan 652 bahasa, tempat tumpah darah 270.203.917 jiwa yang tentunya memiliki keunikan tersendiri dibandingkan negara lainnya.
Jika dibiarkan atau tidak cepat di atasi, krisis multidimensi akibat korupsi lambat laun akan menggerogoti nilai-nilai HAM. Akibatnya tatanan kehidupan khususnya tujuan berbangsa dan bernegara yang kita cita-citakan serta impikan bersama akan gagal.
Apalagi, hasil riset dan data empiris menunjukkan bahwasanya kejahatan kemanusiaan ini selalu mengalami perubahan pola atau modus dalam setiap praktiknya. Para koruptor mampu menciptakan terobosan baru dengan ide-ide segar inovatif yang sering kali mereka citrakan sebagai "kearifan lokal", untuk mengaburkan pandangan tindak pidana yang jelas bertentangan dengan nilai-nilai HAM.
Jika HAM ingin benar-benar ditegakkan, tidak ada jalan lain, kita harus bersatu padu membangun budaya antikorupsi. Menanamkan nilai-nilai antikorupsi agar dapat merubah mind set (pola pikir) dan culture set (budaya), untuk mendelegitimasi perilaku koruptif yang sebelumnya dianggap hal biasa bahkan menjadi budaya di negeri ini.
Budaya antikorupsi tentunya akan membuka mati hati setiap elemen dan eksponen bangsa di negeri ini agar dapat melihat jernih laten korupsi sebagai pengaruh jahat, jalan sesat dan perbuatan maksiat yang hanya menyuguhkan kenikmatan sesaat. Di mana dosanya harus ditanggung dunia akhirat.
Wajib bagi kita untuk senantiasa mematrikan nilai-nilai HAM dengan semangat antikorupsi dalam diri setiap individu di negeri ini. Tujuannya agar mampu memandang lebih jauh bahwa korupsi adalah perbuatan terhina dan aib nan tercela. Bukan budaya apalagi kultur warisan leluhur bangsa.
Indonesia memiliki posisi penting sebagai role model kampanye antikorupsi dan penegakan HAM bagi masyarakat dunia. Mengingat negara besar kita yang terdiri dari 17.504 pulau, 1.331 etnis suku bangsa dengan 652 bahasa, tempat tumpah darah 270.203.917 jiwa yang tentunya memiliki keunikan tersendiri dibandingkan negara lainnya.
Lihat Juga :