Bertemu Dubes Jepang, Diaz: Jokowi Komitmen Soal Kemudahan Investasi di Indonesia

Jum'at, 03 Desember 2021 - 20:39 WIB
loading...
Bertemu Dubes Jepang, Diaz: Jokowi Komitmen Soal Kemudahan Investasi di Indonesia
Stafsus Presiden, Diaz Hendropriyono menegaskan kembali komitmen dan hubungan kerja sama Indonesia dengan Pemerintah Jepang. Foto/Instagram
A A A
JAKARTA - Staf Khusus (Stafsus) Presiden, Diaz Hendropriyono menegaskan kembali komitmen dan hubungan kerja sama Indonesia dengan Pemerintah Jepang. Komitmen pemerintah itu disampaikan Diaz saat menjamu Duta Besar (Dubes) Jepang untuk Indonesia, Kanasugi Kenji pada Senin, 29 November 2021.

Tampak pertemuan yang diselingi makan malam bersama di kediaman Diaz berlangsung cair dan penuh keakraban. Sekilas Diaz juga sempat diminta menampilkan kemampuannya berbahasa Jepang di hadapan Dubes Kenji. Diaz menyampaikan komitmen Presiden Jokowi terhadap Jepang, khususnya di bidang investasi dan agenda reformasi struktural menyangkut kemudahan dalam berinvestasi. Dia meyakinkan pemerintah Indonesia akan terus meningkatkan kerja sama tersebut.

"Saya menyampaikan kepada Dubes Kanasugi, bahwa Presiden Jokowi sangat berkomitmen terhadap agenda reformasi struktural, deregulasi dan debirokratisasi demi kemudahan investasi melalui UU Ciptaker," kata Diaz dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (3/12/2021).

Baca juga: Diaz Hendropriyono Tegaskan Jokowi Sangat Peduli dengan Palestina

Dalam kesempatan itu, adik ipar dari Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa juga menyampaikan sikap pemerintah terkait sidang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap permohonan uji materiil UU Cipta Kerja. "Pemerintah akan mematuhi putusan MK dan bekerja semaksimal mungkin untuk menangani situasi ini secepatnya," jelasnya.

Baca juga: Lewat Postingan Diaz, Adik Jenderal Andika Ternyata Kabid Propam Polda Metro Jaya



Untuk itu, Diaz berharap para investor dan pebisnis di Jepang tidak perlu khawatir. Sebab menurut pria Diaz, MK telah menyatakan UU tersebut beserta peraturan pelaksananya masih tetap berlaku dan pemerintah diberikan kesempatan selama 2 tahun untuk memperbaikinya.

"Alhamdulillah, Dubes memahami situasi yang sedang terjadi dan berharap kerja sama Indonesia-Jepang yang sudah terjalin sangat lama akan semakin erat dan harmonis. Dubes menyampaikan terimakasih atas respon cepat Presiden dan pemerintah terkait ini," ujar Diaz.
(cip)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2248 seconds (11.210#12.26)