KH Said Aqil Siroj Surati Rais Aam PBNU Ajak Rapat Bahas Pelaksanaan Muktamar NU

Jum'at, 03 Desember 2021 - 13:58 WIB
loading...
KH Said Aqil Siroj Surati...
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj baru akan menggelar Rapat Harian Syuriah dan Tanfidziah untuk membahas pelaksanaan Muktamar NU pekan depan. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Jadwal pelaksanaan Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU), apakah dimajukan atau diundur, hingga saat ini belum ada kepastian. Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj baru akan menggelar Rapat Harian Syuriah dan Tanfidziah untuk membahas pelaksanaan Muktamar NU pekan depan.

Sekjen PBNU Ahmad Helmy Faishal Zaini mengatakan, Kiai Said hari ini telah mengirimkan surat resmi kepada Rais 'Aam PBNU KH Miftachul Akhyar untuk bersama-sama menyelenggarakan rapat guna menjadwal ulang pelaksanaan Muktamar NU di Lampung.

"Adapun Rapat Harian Syuriyah & Harian Tanfidziyah ini diusulkan diselenggarakan pada hari Selasa, 7 Desember 2021 di Gedung PBNU (dengan penerapan protokol kesehatan)," kata Helmy Faishal dalam keterangan tertulisnya, Jumat (3/12/2021).

Baca juga: Putuskan Muktamar NU Dipercepat, KH Miftachul Akhyar Gunakan Hak sebagai Rais Aam PBNU

Ia mengatakan, Munas & Konbes NU memang telah menutuskan penyelenggaraan Muktamar digelar pada 23-25 Desember 2021. Namun belakang pemerintah memutuskan menerapkan PPKM Level 3 di seluruh wilayah Indonesia selama libur Natal dan Tahun Baru, sehingga PBNU menentukan kembali jadwal Muktamar NU.

"Muktamar NU yang adem, teduh, berkualitas dan bermartabat adalah menjadi prinsip bersama dalam spirit menjaga ukhuwwah dan memegang teguh khidmah kepada jam'iyyah NU," katanya.

Untuk diketahui, Rais 'Aam PBNU KH Miftachul Akhyar sebelumnya telah menerbitkan surat perintah pelaksanaan Muktamar NU dipercepat menjadi 17 Desember 2021. Perintah ini juga didukung oleh 27 PWNU di seluruh Indonesia yang menyatakan kesiapan menjadi peserta Muktamar NU di tanggal tersebut.

Baca juga: Syuriah PWNU DKI: Pj Rais Aam Tidak Bisa Ambil Kebijakan Sepihak
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Ploso, Gus Ma’shum...
Dari Ploso, Gus Ma’shum Faqih Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah NU
Jelang Muktamar PBNU,...
Jelang Muktamar PBNU, Gus Muhaimin Sentil Pihak yang Main-main di NU untuk Keluar
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
4 Keputusan Munas Kader...
4 Keputusan Munas Kader Muda NU, Dukung Muktamar ke-35 di Lirboyo hingga Tolak Zonasi AHWA
AHWA dan Masa Depan...
AHWA dan Masa Depan Kepemimpinan NU
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
Syiar Islam Harus Dekat...
Syiar Islam Harus Dekat dengan Masyarakat
Rekomendasi
Ketum PSOI Pandu Sjahrir...
Ketum PSOI Pandu Sjahrir Apresiasi Dukungan Prabowo untuk Anggaran Pelatnas Multiyears
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Berita Terkini
Polri: Frans Antoni...
Polri: Frans Antoni Diduga Otak Cuci Uang Hasil Narkoba Fredy Pratama
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Penahanan dr Tifa: Babak...
Penahanan dr Tifa: Babak Baru atau Babak Terakhir
Infografis
126 Negara Berkumpul...
126 Negara Berkumpul di Rusia Bahas Penggulingan Dolar AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved