Sambut Delegasi Humanitarian Islam, Ketum GP Ansor: Selamat Datang di Rumah Toleransi
Selasa, 05 November 2024 - 13:23 WIB
loading...
Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor (PP GP Ansor) menerima kunjungan delegasi Konferensi Internasional Humanitarian Islam di Kantor GP Ansor, Jakarta. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor (PP GP Ansor) menerima kunjungan delegasi Konferensi Internasional Humanitarian Islam yang akan digelar oleh PBNU di Universitas Indonesia pada 4-9 November 2024.
Para delegasi tersebut terdiri dari 17 akademisi yang pernah atau cukup lama melakukan penelitian di Indonesia. Mereka diterima oleh Ketua Umum PP GP Ansor H Addin Jauharudin beserta jajarannya di Rumah Toleransi, Gedung GP Ansor, Jakarta Pusat, Senin (4/11/2024).
“Selamat datang di Gedung GP Ansor. Semoga kunjungan kali ini berkesan, karena ini rumah toleransi, bukan hanya rumah GP Ansor tapi rumah semua suku, etnis, dan rumah anak-anak muda dari seluruh dunia,” kata Addin.
Baca juga: Peringatan Hari Santri 2024 GP Ansor Bertabur Angka 8
Menurut Addin, GP Ansor hari ini menghadapi tugas yang cukup berat perihal menjaga dan mempromosikan perdamaian di dunia yang tidak baik-baik saja. “Selama 4 bulan terakhir, kami berjibaku, selain membangun SDM, kami mengunjungi Paus Fransiskus di Vatikan dan Grand Syaikh Al Azhar di Mesir,” terang Addin.
Para delegasi tersebut terdiri dari 17 akademisi yang pernah atau cukup lama melakukan penelitian di Indonesia. Mereka diterima oleh Ketua Umum PP GP Ansor H Addin Jauharudin beserta jajarannya di Rumah Toleransi, Gedung GP Ansor, Jakarta Pusat, Senin (4/11/2024).
“Selamat datang di Gedung GP Ansor. Semoga kunjungan kali ini berkesan, karena ini rumah toleransi, bukan hanya rumah GP Ansor tapi rumah semua suku, etnis, dan rumah anak-anak muda dari seluruh dunia,” kata Addin.
Baca juga: Peringatan Hari Santri 2024 GP Ansor Bertabur Angka 8
Menurut Addin, GP Ansor hari ini menghadapi tugas yang cukup berat perihal menjaga dan mempromosikan perdamaian di dunia yang tidak baik-baik saja. “Selama 4 bulan terakhir, kami berjibaku, selain membangun SDM, kami mengunjungi Paus Fransiskus di Vatikan dan Grand Syaikh Al Azhar di Mesir,” terang Addin.
Lihat Juga :