Epidemiolog Sebut Penundaan Muktamar ke-34 NU Cegah Penyebaran Covid-19

Sabtu, 20 November 2021 - 07:16 WIB
loading...
Epidemiolog Sebut Penundaan...
Ahli Epidemiologi Indonesia Hariadi Wibisono menilai, penundaan Muktamar ke 34 NU mengurangi risiko terjadinya kerumunan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) menunda penyelenggaraan Muktamar ke-34 NU yang sedianya digelar pada 23-25 Desember 2021. Penundaan Muktamar NU itu dilakukan karena pemerintah menetapkan status PPKM level 3 untuk semua wilayah di Indonesia saat libur Natal dan Tahun Baru.

Ahli Epidemiologi Indonesia Hariadi Wibisono menilai, penundaan tersebut sejalan dengan kebijakan PPKM level 3 yang dapat mengurangi risiko terjadinya kerumunan.

Baca juga: Muktamar ke-34 NU Ditunda, Yahya Staquf Sebut Siap dengan Segala Opsi

"Kebijakan PPKM level 3 pada dasarnya untuk mengurangi/membatasi pergerakan atau mobilitas orang, serta mengurangi risiko terjadinya kerumunan. Jadi dengan dihindarinya orang berkumpul akan mengurangi risiko penularan Covid 19," katanya Jumat (19/11/2021).

Terkait penundaan, PBNU akan memutuskan jadwal penyelenggaraan Muktamar NU pada 31 Januari 2022. Penggantian waktu pelaksanaan Muktamar NU akan diputuskan oleh petinggi PBNU.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Kritik Menggema Jelang...
Kritik Menggema Jelang Muktamar, Warga NU Depok Soroti Tata Kelola PBNU
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Jelang Muktamar, Kiai...
Jelang Muktamar, Kiai Muda NU Konsolidasikan Gerakan Moral dari Solo Raya
Keresahan Warga NU Menguat,...
Keresahan Warga NU Menguat, Mubes DIY Desak PBNU Kembali ke Khittah
Kritik Tajam KH Abdul...
Kritik Tajam KH Abdul Muhaimin: Struktur PBNU Sekarang Seperti One Man Show
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
Lulus PMKNU, Gus Salam...
Lulus PMKNU, Gus Salam Penuhi Syarat Administratif Calon Ketua Umum PBNU
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
Rekomendasi
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Meksiko vs Korea Selatan:...
Meksiko vs Korea Selatan: Mampukah Taegeuk Warriors Akhiri Kutukan?
Republik Ceko vs Afrika...
Republik Ceko vs Afrika Selatan 1-1: Peluang Lolos ke Fase Gugur Kian Menipis
Berita Terkini
Ini Tampang Tersangka...
Ini Tampang Tersangka Baru Kasus MBG Memakai Rompi Tahanan Kejagung
Kepulangan Haji Capai...
Kepulangan Haji Capai 55 Persen, Kemenhaj Puji Kedisiplinan Jemaah Haji Indonesia
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Infografis
Mampukah John Herdman...
Mampukah John Herdman Bawa Timnas Indonesia ke Panggung Dunia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved